Anggraini, Atika (2014) Perkawinan Campuran antara Etnis Melayu dengan Etnis Jawa di Daerah Sitiung II Kecamatan Jujuhan Ilir Kabupaten Bungo Propinsi Jambi. Masters/Tesis thesis, Universitas Negeri Padang.
final_4_ATIKA_ANGGRAINI_1203914_2829_2014.pdf
Download (247kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengungkapkan proses adaptasi budaya dalam perkawinan campuran antara etnis Jawa sebagai etnis mayoritas dan etnis Melayu sebagai etnis minoritas di daerah Sitiung II, Kecamatan Jujuhan Ilir, Kabupaten Bungo, Propinsi Jambi, seperti upacara perkawinan antara etnis Jawa dengan etnis Melayu, (2) untuk mengungkapkan faktor-faktor yang menjadi pendorong proses adaptasi tersebut. Berdasarkan tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan teori adaptasi budaya dan keseinbangan (equalibrium), perkawinan, upacara perkawinan, fungsi perkawinan, budaya etnis Jawa dan budaya etnis Melayu. Teori adaptasi dan keseimbangan (equalibrium) merupakan grand teori dipergunakan untuk melihat masalah dalam sebuah penelitian. Teori yang digunakan disesuaikan dengan topik dan rumusan masalah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi (pengamatan), wawancara, dan dokumentasi. Data penelitian dikumpulkan dari sejumlah informan yang terdiri dari kepala desa daerah Sitiung II, tokoh adat Jawa dan Melayu, tokoh masyarakat Jawa dan Melayu serta warga masyarakat Jawa dan Melayu yang berdomisili di desa Sarimulya dan desa Kuamang. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kehidupan sosial dan kemasyarakatan di daerah Sitiung II, proses adaptasi yang dilakukan antar warga masyarakat mayoritas Jawa sebagai pendatang dan warga masyarakat minoritas sebagai penduduk asli mengarah pada integrasi sosial. Hal ini terlihat dalam kegiatan pelaksanaan upacara perkawinan campuran (amalgamasi) antara etnis Jawa dengan etnis Melayu. Dalam penelitian ini juga ditemukan beberapa faktor pendorong atau pendukung yang menyebabkan terjadinya adaptasi dalam budaya perkawinan antara etnis minoritas Melayu sebagai masyarakat asli dan etnis mayoritas Jawa sebagai pendatang. Adapun faktor pendorong atau penduduk adaptasi tersebut adalah persamaan agama, keseimbangan kebudayaan dan sikap toleransi serta saling menghargai.
| Item Type: | Thesis (Masters/Tesis) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Email Thesis advisor Fatimah, Siti UNSPECIFIED Corrector Gani, Erizal UNSPECIFIED Corrector Efi, Agusti UNSPECIFIED Corrector Fatmariza, Fatmariza UNSPECIFIED Corrector Darmansah, Darmansah UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | PERKAWINAN CAMPURAN, ETNIS MELAYU, ETNIS JAWA |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GT Manners and customs |
| Divisions: | Sekolah Pascasarjana > Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial-S2 |
| Depositing User: | Mutia Farida S.Sos |
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 07:16 |
| Last Modified: | 21 Jan 2026 07:16 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/35744 |
