Rahayu Rustam, Yatti (2016) Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah dan Disposisi Matematis Siswa melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization pada Kelas X TKJ 1 SMKN 3 Payakumbuh. Masters/Tesis thesis, Universitas Negeri padang.
final_3_YATTI_RAHAYU_RUSTAM_1209442_6495_2016.pdf
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Disamping itu disposisi matematis siswa juga dirasakan sangat kurang. Untuk itu dilakukan usaha peningkatan kemampuan pemecahan masalah dan disposisi matematis siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan disposisi matematis siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TAI di kelas X TKJ 1 SMK Negeri 3 Payakumbuh. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Pada tiap siklus terdapat empat tahapan yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi yang digunakan sebagai dasar untuk perbaikan pada pelaksanaan siklus berikutnya. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas X TKJ 1 SMK Negeri 3 Payakumbuh yang berjumlah 30 orang. Data dari penelitian ini dikumpulkan melalui tes kemampuan pemecahan masalah, angket disposisi matematis, lembaran observasi kegiatan siswa, lembaran observasi kegiatan guru, catatan lapangan dan video recording. Data penelitian ini dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TAI dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan disposisi matematis siswa kelas X TKJ 1 SMK Negeri 3 Payakumbuh. Awalnya siswa tidak mampu menyelesaikan soal- soal matematika berkaitan dengan kemampuan pemecahan masalah. Setelah dilakukan penelitian tindakan kelas menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TAI sampai pada siklus II, siswa telah dapat menyelesaikan soal-soal matematika yang berhubungan dengan kemampuan pemecahan masalah seperti memahami masalah, merencanakan langkah penyelesaian masalah, menyelesaikan masalah dan memeriksa kembali penyelesaian masalah. Persentase ketuntasan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa terlihat meningkat dari 28,57% yang tuntas pada akhir siklus I meningkat menjadi 62,07% pada akhir siklus II. Disposisi matematis siswa juga mengalami peningkatan yang signifikan. Awalnya siswa kelihatan tidak tertarik dengan mata pelajaran matematika, tidak percaya diri, tidak adanya rasa ingin tahu, tidak gigih dan tekun, dan selalu mengacuhkan pelajaran matematika. Siswa lebih cenderung mendahulukan mata pelajaran produktif mereka daripada pelajaran matematika sebagai pelajaran adaptif. Terlihat sekali bahwa penghargaan siswa terhadap mata pelajaran matematika sangat kurang. Ini menunjukkan bahwa disposisi siswa terhadap matematika masih rendah. Setelah dilakukan penelitian tindakan kelas sampai siklus II sudah terlihat kegigihan, rasa ingin tahu dan ketertarikan siswa dalam belajar matematika. Persentase peningkatan disposisi matematis siswa mengalami peningkatan secara signifikan dari 28,57% pada akhir siklus I meningkat pada akhir siklus II menjadi 62,07%
| Item Type: | Thesis (Masters/Tesis) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Email Thesis advisor Armiati, Armiati UNSPECIFIED Corrector Musdi, Edwin UNSPECIFIED Corrector Fauzan, Ahmad UNSPECIFIED Corrector Irwan, Irwan UNSPECIFIED Corrector Jasrial, Jasrial UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | PEMECAHAN MASALAH, DISPOSISI MATEMATIS |
| Subjects: | L Education > L Education (General) Q Science > QA Mathematics |
| Divisions: | Sekolah Pascasarjana > Pendidikan Matematika-S2 |
| Depositing User: | Fitri Yelli S.Sos |
| Date Deposited: | 19 Jan 2026 00:52 |
| Last Modified: | 19 Jan 2026 00:52 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/35509 |
