Risnita, Risnita (2011) Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas X3 SMAN 1 Pangkalan Kerinci dengan Menerapkan Metode Penemuan Terbimbing. Masters/Tesis thesis, Universitas Negeri Padang.
final_3_RISNITA_51878_3686_2012.pdf
Download (160kB)
Abstract
Matematika diajarkan di Sekolah Menengah Atas (SMA) bertujuan agar siswa memiliki kemampuan memahami konsep matematika dan beberapa kemampuan matematis lainnya. Selama pembelajaran berlangsung, siswa diharapkan aktif dalam menyelesaikan masalah yang diberikan, yang membuktikan bahwa siswa memahami konsep materi yang dipelajari. Pada kenyataannya, aktivitas dan hasil belajar matematika siswa masih rendah, dan salah satu penyebabnya adalah tidak tepatnya metode yang digunakan oleh guru dalam pembelajaran. Pembelajaran matematika yang biasa digunakan, pada umumnya belum mampu meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas X3 SMAN 1 Pangkalan Kerinci, yang mana hasil belajar dilihat dari kemampuan pemahaman konsep. Aktivitas siswa pada penelitian ini meliputi enam kategori yaitu tanya jawab antar siswa dan antara siswa dengan guru, mengerjakan dan mendiskusikan LKS, mempraktekkan langkah-langkah metode penemuan terbimbing, menyajikan hasil penemuan kelompok, mengemukakan pendapat dalam diskusi, menyimpulkan materi pelajaran bersama-sama guru. Penilaian kemampuan pemahaman konsep dilakukan dengan melihat empat indikator yaitu mendefinisikan konsep, mengidentifikasi konsep, mengenali prosedur dan menarik kesimpulan. Penelitian yang menerapkan metode penemuan terbimbing ini menerapkan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dua siklus. Setiap siklus terdiri dari : perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Data penelitian dikumpulkan melalui pengamatan aktivitas belajar siswa oleh observer dan tes hasil belajar siswa. Hasil belajar siswa dilihat dari kemampuan pemahaman konsep siswa yang dinilai berdasarkan empat indikator yaitu : kemampuan mendefinisikan konsep, mengidentifikasikan konsep, mengenali prosedur dan menarik kesimpulan. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif. Hasil analisa data mengungkapkan bahwa : (1) aktivitas belajar siswa meningkat setelah pembelajaran menerapkan metode penemuan terbimbing; (2) hasil belajar siswa meningkat setelah menerapkan metode penemuan terbimbing. Peningkatan aktivitas dari siklus I ke siklus II yaitu tanya jawab mengalami peningkatan 9,37 persen; mengerjakan dan mendiskusikan LKS meningkat 8,34 persen; mempraktekkan langkah-langkah penemuan terbimbing meningkat 12,5 persen; menyajikan hasil kerja kelompok meningkat 2,08 persen; mengemukakan pendapat meningkat 5,215 persen dan menyimpulkan materi pelajaran bersama guru meningkat 47,75 persen. Hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan 9,375 persen..
| Item Type: | Thesis (Masters/Tesis) |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > QA Mathematics |
| Divisions: | Sekolah Pascasarjana > Pendidikan Matematika-S2 |
| Depositing User: | Sri Yulianti S.IP |
| Date Deposited: | 12 Jan 2026 09:40 |
| Last Modified: | 12 Jan 2026 09:41 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/35297 |
