Ketidakefektifan Program Polmas dalam Mengatasi Gangguan Kamtibmas di Kecamatan Sungayang Kabupaten Tanah Datar

Ekawati, Ekawati (2011) Ketidakefektifan Program Polmas dalam Mengatasi Gangguan Kamtibmas di Kecamatan Sungayang Kabupaten Tanah Datar. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_B1_EKAWATI_73816_5293_2011.pdf] Text
final_B1_EKAWATI_73816_5293_2011.pdf

Download (1MB)

Abstract

Polmas merupakan sebuah program baru yang diterapkan oleh pemerintah daerah bersama Polri yang bertujuan untuk membangun mitra kerja antara pihak kepolisian
dengan anggota masyarakat, sekaligus menjamin adanya perlindungan terhadap hak azasi manusia. Terbentuknya program Polmas ini dilatarbelakangi oleh jumlah personil
kepolisian yang tidak mencukupi. Terlihat dari kenyataan di lapangan adanya program Polmas, tidak membuat masyarakat jera untuk tidak melanggar hukum, melainkan
pelanggaran kamtibmas mengalami peningkatan, berdasarkan hal di atas program Polmas dapat dikatakan belum begitu efektif berjalan di kecamatan tersebut. Hal ini diduga anggota mengalami berbagai kendala dalam pelaksanaannya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan kendala-kendala yang mempengaruhi ketidakefektifan pelaksanaan program Polmas dalam mengatasi gangguan kamtibmas
serta mendeskripsikan bentuk strategi yang dapat lakukan oleh petugas Polmas agar program tersebut dapat bertahan sebagaimana yang diharapkan sebelumnya. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori struktural fungsional yang
berkaitan dengan teori fungsi yang dikemukakan oleh Robert.K.Merton dan konsep pemberdayaan masyarakat dengan pendekatan yang disingkat dengan ACTORS yakni
Authority (wewenang). Confidence (rasa percaya diri), Truth (keyakinan), Opportunity (memberikan kesempatan), Responsibility (rasa tanggung jawab) dan Support
(dukungan). Penelitian dilakukan di Kecamatan Sungayang Kabupaten Tanah Datar, dengan penelitian kualitatif dengan tipe penelitian studi kasus intrinsik. Pemilihan informan
dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak 32 orang.Pengumpulan data dilakukan dengan observasi partisipan terbatas dan wawancara mendalam. Untuk mendapatkan data yang valid dilakukan trianggulasi data yaitu mendapatkan informasi yang sama dari informan yang berbeda. Analisis yang dilakukan dalam penelitian ini, dengan langkah-langkah model analisis interaktif yang dikemukakan oleh B.Miles dan Huberman. Temuan di lapangan menunjukkan bahwa kendala-kendala yang mempengaruhi
ketidakefektifan pelaksanaan program Polmas ini dikarenakan kurangnya pemahaman anggota terhadap tugas, anggota sibuk dengan tugas lain, anggota tidak mendapatkan gaji
dari tugasnya, minimnya sarana dan prasarana Polmas seperti: kantor, kurangnya peralatan, dan kurangnya tanggapan dan pemahaman warga setempat terhadap hukum dan keberadaan Polmas. Adapun strategi yang dapat dilakukan dalam mengatasi hal tersebut adalah dengan memberikan pelatihan-pelatihan pada anggota Polmas,meningkatkan komunikasi antar anggota, melakukan pengurangan terhadap anggota Polmas yang tidak aktif, meningkatkan sosialisasi serta melakukan pendekatan pada warga masyarakat setempat.

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi-S1
Depositing User: Sri Yulianti S.IP
Date Deposited: 08 Jan 2026 01:47
Last Modified: 08 Jan 2026 01:47
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/35174

Actions (login required)

View Item
View Item