Perbedaan Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Fisika antara Siswa yang Diberi Pembelajaran Menggunakan Pendekatan Konflik Kognitif dengan Pendekatan Ekspositori

Emiliannur, Emiliannur (2011) Perbedaan Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Fisika antara Siswa yang Diberi Pembelajaran Menggunakan Pendekatan Konflik Kognitif dengan Pendekatan Ekspositori. Masters/Tesis thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of EMILIANNUR_51598_4985_2012.pdf] Text
EMILIANNUR_51598_4985_2012.pdf

Download (179kB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemahaman konsep fisika siswa yang masih relatif rendah. Siswa belum berhasil menerapkan informasi dan pengetahuan secara logis, kritis, kreatif, dan inovatif dalam pengambilan keputusan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan berpikir kritis dan hasil belajar siswa adalah dengan penerapan pendekatan konflik kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menyelidiki perbedaan hasil belajar fisika siswa yang pembelajarannya dengan pendekatan konflik kognitif dengan pendekatan ekspositori; (2) menyelidiki perbedaan keterampilan berpikir kritis siswa yang pembelajarannya dengan pendekatan konflik kognitif dengan pendekatan ekspositori; (3) menyelidiki hubungan antara keterampilan berpikir kritis dengan hasil belajar siswa. Jenis penelitian adalah penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian Randomized Control Group Only Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas XI IPA SMA N 1 Lubuk Sikaping yang terdaftar pada tahun ajaran 2010/2011. Sampel ditentukan dengan menggunakan teknik cluster random sampling, kemudian terpilih kelas XI IPA 3 sebagai kelas eksperimen 1 dan kelas XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen 2. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar dan tes berpikir kritis, kemudian dianalisis dengan uji t dan teknik korelasi Pearson. Hasil analisis data menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan hasil belajar fisika siswa yang signifikan berdasarkan pembelajaran dengan pendekatan konflik kognitif dan pendekatan ekspositori dengan taraf kepercayaan 95%, yaitu pendekatan konflik kognitif dapat meningkatkan hasil belajar fisika lebih tinggi daripada pendekatan ekspositori; (2) terdapat perbedaan keterampilan berpikir kritis siswa yang signifikan berdasarkan pembelajaran dengan pendekatan konflik kognitif dan pendekatan ekspositori dengan taraf kepercayaan 95%, yaitu pendekatan konflik kognitif dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis lebih tinggi daripada pendekatan ekspositori; (3) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara keterampilan berpikir kritis dengan hasil belajar siswa.

Item Type: Thesis (Masters/Tesis)
Uncontrolled Keywords: Hasil Belajar Fisika
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
Q Science > QC Physics
Divisions: Sekolah Pascasarjana > Teknologi Pendidikan-S2
Depositing User: Mulida Djamarin S.Sos
Date Deposited: 07 Jan 2026 05:35
Last Modified: 07 Jan 2026 05:36
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/35117

Actions (login required)

View Item
View Item