Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Thinking Aloud Pair Problem Solving terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah dan Berfikir Kreatif Siswa Kelas VII di SMP Negeri Kecamatan Sungai Tarab

Nufus, Sri Hayatun (2018) Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Thinking Aloud Pair Problem Solving terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah dan Berfikir Kreatif Siswa Kelas VII di SMP Negeri Kecamatan Sungai Tarab. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_3_SRI_HAYATUN_NUFUS_16205049_6666_2019.pdf] Text
final_3_SRI_HAYATUN_NUFUS_16205049_6666_2019.pdf

Download (877kB)

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran matematika di sekolah masih mengalami masalah. Salah satunya adalah kemampuan pemecahan masalah dan berfikir kreatif yang seharusnya berkembang melalui pembelajaran matematika, nyatanya masih rendah. Rendahnya kemampuan pemecahan masalah dan berfikir kreatif siswa di SMPN 1 Sungai Tarab salah satunya disebabkan oleh model pembelajaran yang dilaksanakan kurang melatih kemampuan pemecahan masalah dan berfikir kreatif siswa. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menerapkan model kooperatif tipe TAPPS. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan pengaruh dari model kooperatif tipe TAPPS terhadap kemampuan pemecahan masalah dan berfikir kreatif siswa yang ditinjau dari kemampuan awal siswa. Jenis Penelitian yang digunakan adalah eksprimen semu (quasi ekspriment). Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas VII SMPN 1 Sungai Tarab Tahun Pelajaran 2018/2019. Pengambilan sampel dilakukan dengan Random Sampling. Data penelitian dikumpulkan melalui tes kemampuan pemecahan masalah dan tes kemampuan berfikir kreatif. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dengan menggunakan uji Mann Whitney dan uji interaksi dengan bantuan software SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa: 1) Kemampuan pemecahan masalah siswa yang belajar dengan model kooperatif tipe TAPPS lebih baik dari siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional. 2) Kemampuan pemecahan masalah siswa yang kemampuan awal rendah dan tinggi yang belajar dengan model kooperatif tipe TAPPS lebih baik daripada yang belajar dengan pembelajaran konvensional. 3) Tidak terdapat perbedaan yang signifikan terhadap kemampuan berfikir kreatif siswa baik yang kemampuan awal rendah dan tinggi setelah belajar dengan model kooperatif tipe TAPPS dan pembelajaran konvensional. 4) Tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dan kemampuan awal dalam mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah dan kemampuan berfikir siswa. Berdasarkan hasil analisis hipotesis dapat disimpulkan bahwa teknik TAPPS berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa ditinjau dari kemampuan awal, tetapi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan berfikir kreatif siswa.

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Uncontrolled Keywords: KEMAMPUANPEMECAHAN MASALAH, BERFIKIR KREATIF
Subjects: L Education > L Education (General)
Q Science > QA Mathematics
Divisions: Sekolah Pascasarjana > Pendidikan Matematika-S2
Depositing User: Fitri Yelli S.Sos
Date Deposited: 29 Dec 2025 08:15
Last Modified: 29 Dec 2025 08:15
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/34638

Actions (login required)

View Item
View Item