Pasambahan Baradat di Bawah Payuang dalam Upacara Kematian di Surau Gadang Kecamatan Nanggalo Padang

Wahyuni, Sri (2012) Pasambahan Baradat di Bawah Payuang dalam Upacara Kematian di Surau Gadang Kecamatan Nanggalo Padang. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_B1_1_SRI_WAHYUNI_86643_1525_2012.pdf] Text
final_B1_1_SRI_WAHYUNI_86643_1525_2012.pdf

Download (1MB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah pertama,mendeskripsikan struktur pasambahan baradat di bawah payuangdalam upacara kematian di Surau Gadang Kecamatan Nanggalo Padang.Kedua, mendeskripsikan sarana pendukung yang digunakan dalam pasambahan baradat di bawah payuangdalam upacara kematian di Surau Gadang Kecamatan Nanggalo Padang.Ketiga, mendeskripsikan nilai nilai budaya Minangkabau dalam pasambahan baradat di bawah payuang dalam upacara kematian di Surau Gadang Kecamatan Nanggalo Padang.Data yang digunakan adalahstruktur pasambahan, sarana pendukung, dan nilai-nilai budaya Minangkabau dalampasambahanbaradat di bawah payuang, dan hasil wawancara dan observasi dari informan yang difokuskan pada pasambahan baradat di bawah payuang dalam upacara kematian di Surau Gadang Kecamatan Nanggalo Padang. Penelitian dirancang sebagai penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Dengan metode deskriptif diharapkan dapat mendeskripsikan struktur, sarana pendukung dan nilai-nilai budaya Minangkabau pada pasambahan di bawah payuang dalam upacara kematian di Surau Gadang Kecamatan Nanggalo Padang. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan rekam.Penganalisisan data dilakukan secara deskriptif. Langkah-langkah penganalisisan data adalah: (1) mentranskripsikan data yang berupa rekaman pasambahan kedalam bahasa tulis, (2) menterjemahkan kedalam bahasa Indonesia berdasarkan tuturan pasambahan yang disampaikan oleh informan, (3) menelaah, mengklasifikasikan berdasarkan struktur dan nilai-nilai budaya dalam pasambahan, (4) membuat kesimpulan. Berdasarkan penganalisisan datadalampasambahanbaradat di bawah payuang dalam upacara kematian di Surau Gadang Kecamatan Nanggalo, dapat disimpulkan bahwa:Pertama, Struktur pasambahanmeliputi, pembukaan pasambahan, isi pasambahan, danpenutup pasambahan.Kedua, sarana pendukung atau alat yang digunakan sebagai syarat untuk melaksanakan pasambahan ini yang terdiri ataslapiak pandan, bantal yang dililit selendang, galeta (tempat air minum), carano,yangberisikan siriah, pinang, gambir, sadah, payuang, kain beragi 5 helai(kain sarung), timala 5 buah.Semua alat ini harus digunakan sebagai syarat akan dilakukan pasambahan baradatdi bawah payuang.Orang yang melaksanakan pasambahan adalah laki-laki walaupun yang meninggal adalah perempuan.Ketiga, nilai-nilai budaya Minangkabau yang terdapat dalam pasambahanbaradat di bawah payuang adalah(1) nilai budaya kerendahan hati dan penghargaan terhadap orang lain, (2) nilai budaya musyawarah, (3) nilai budya ketelitian dan kecermatan, (4) nilai budaya taat dan patuh pada adat. Dari keempat nilai budaya tersebut yang paling banyak ditemukan adalah nilai budaya tata dan patuh pada adat.

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Hamidin, Hamidin
UNSPECIFIED
Thesis advisor
Amir, Amril
UNSPECIFIED
Corrector
Ermanto, Ermanto
UNSPECIFIED
Corrector
Chan, Wirsal
UNSPECIFIED
Corrector
Tamsin, Andria Catri
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Pasambahan Baradat, Upacara kematian, Adat Minangkabau
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GR Folklore
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia-S1
Depositing User: Sudia Ajjronisa S.Sos
Date Deposited: 25 Dec 2025 09:40
Last Modified: 04 Feb 2026 07:06
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/34425

Actions (login required)

View Item
View Item