Proses Pembelajaran Larutan Penyangga dan Hidrolisis Garam di SMA Negeri 1 Baso Kabupaten Agam

Rahmi, Nur (2012) Proses Pembelajaran Larutan Penyangga dan Hidrolisis Garam di SMA Negeri 1 Baso Kabupaten Agam. Masters/Tesis thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_3_NUR_RAHMI_51616_6583_2012.pdf] Text
final_3_NUR_RAHMI_51616_6583_2012.pdf

Download (141kB)

Abstract

Peningkatan mutu pendidikan tidak terlepas dari kurikulum dan kualitas proses pembelajaran. Proses pembelajaran merupakan proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Pemerintah telah menetapkan standar minimal proses pembelajaran yang terdapat dalam Permendiknas Nomor 41 tahun 2007. Suatu proses pembelajaran dapat dikatakan berhasil apabila proses pembelajaran yang dilaksanakan minimal sesuai dengan standar proses yang ditetapkan pemerintah. Sukses atau tidaknya proses pembelajaran akan berdampak pada hasil belajar siswa dan konsepsi siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis proses pembelajaran pada materi pokok larutan penyangga dan hidrolisis garam, menganalisis konsepsi siswa (paham, miskonsepsi dan tidak paham) serta mengidentifikasi penyebab miskonsepsi dan tidak paham siswa pada materi pokok larutan penyangga dan hidrolisis garam. Untuk itu, jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan subjek penelitian adalah guru kimia, Bapak Drs. Burmal, M.Pd, siswa kelas XI IPA 1 dan XI IPA 3 di SMA Negeri 1 Baso. Objek penelitian adalah proses pembelajaran dan konsepsi siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, dokumentasi, wawancara dan tes. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan pada proses pembelajaran larutan penyangga dan hidrolisis garam di SMA Negeri 1 Baso ditemukan bahwa proses pembelajaran yang dilaksanakan belum mengikuti standar proses pendidikan. Dari hasil tes diagnostik ditemukan juga bahwa pada setiap konsep ada siswa yang mengalami miskonsepsi dan tidak paham. Siswa di kelas XI IPA 1 lebih dominan mengalami miskonsepsi yaitu pada konsep pH larutan penyangga, larutan garam dan pH larutan garam. Siswa kelas XI IPA 3 lebih dominan mengalami tidak paham yaitu pada konsep asam basa konjugasi, pH larutan penyangga, larutan garam dan hidrolisis garam. Siswa mengalami miskonsepsi dan tidak paham disebabkan oleh faktor guru dalam proses pembelajaran

Item Type: Thesis (Masters/Tesis)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Sekolah Pascasarjana > Pendidikan Kimia-S2
Depositing User: Sri Yulianti S.IP
Date Deposited: 24 Dec 2025 02:03
Last Modified: 24 Dec 2025 02:04
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/33580

Actions (login required)

View Item
View Item