Edison, Edison (2009) Pengaruh Insentif terhadap Motivasi Kerja Pegawai Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah Propinsi Sumatera Barat. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.
final_B1_Copy of EDISON-62776-04-2009.pdf
Download (173kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengaruh insentif terhadap motivasi kerja pegawai dan (2) memperoleh deskripsi tentang peran insentif khusus (Premi) dalam mendorong motivasi kerja pegawai Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah (DPKD) Propinsi Sumatera Barat. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis korelasional didukung dengan data kualitatif untuk memperoleh deskripsi tentang peran insentif khusus (Premi) dalam mendorong motivasi kerja pegawai. Populasi penelitian ini adalah seluruh pegawai Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah Propinsi Sumatera Barat. Pengambilan sampel dilakukan dengan dua tahap; (1) untuk menentukan ukuran sampel digunakan digunakan rumus Slovin dan (2) untuk menentukan sampel per kelompok digunakan rumus alokasi proporsional. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket dengan skala pengukuran skala likert dan didukung dengan wawancara. Data yang diperoleh dianalisis dengan dengan menggunakan tekhnik regresi sederhana dan dilakukan uji hipotesis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari insentif terhadap motivasi kerja pegawai dengan nilai pengaruh sebesar 42,3%. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik insentif maka akan semakin meningkat motivasi kerja pegawai DPKD Propinsi Sumatera Barat. Sedangkan dengan diberikannya insentif khusus (premi) mendorong motivasi pegawai untuk lebih semangat masuk kerja karena pemberian insentif tersebut diperkuat dengan penerapan konsekuensi negatif (sanksi/punishment) berupa pemotongan terhadap insentif premi tersebut bagi pegawai yang tidak disiplin. Berdasarkan hasil penelitian disarankan bagi DPKD untuk selalu mengekplorasi ide-ide untuk mengembangkan sistem insentif yang lebih atraktif (menarik) bagi pegawai agar memungkinkan pegawai termotivasi secara internal (dari dalam diri) untuk menunjukkan performa kerja optimal tanpa perlu selalu diikuti oleh instrumen lain berupa sanksi (punishment). Sehubungan dengan insentif khusus (premi) dilingkungan kepegawaian DPKD sebaiknya diberikan dengan sistem berbasis kinerja dan kompetitif sebagaimana yang diterapkan dilingkungan organisasi privat sehingga pegawai lebih terpancing untuk menampilkan performa kerja secara optimal.
| Item Type: | Thesis (Bachelor/Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial > Ilmu Administrasi Negara-S1 |
| Depositing User: | Sri Yulianti S.IP |
| Date Deposited: | 20 Nov 2025 07:32 |
| Last Modified: | 30 Jul 2026 01:51 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/29640 |
