Konflik Pemekaran Wilayah Kabupaten Kampar dan Rokan Hulu: Studi Kasus di Tiga Desa Kabun, Aliantan dan Tandun

Zurina, Zurina (2011) Konflik Pemekaran Wilayah Kabupaten Kampar dan Rokan Hulu: Studi Kasus di Tiga Desa Kabun, Aliantan dan Tandun. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_B1_ZURINA_80713_2688_2011.pdf] Text
final_B1_ZURINA_80713_2688_2011.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab konflik pemekaran wilayah antara Pemda Kampar dengan Pemda Rokan Hulu studi kasus Desa Kabun, Aliantan dan Tandun, dampak konflik pemekaran wilayah terhadap masyarakat Desa Kabun, Aliantan dan Tandun dan penyelesaian konflik pemekaran wilayah yang terjadi antara Kabupaten Kampar dan Rokan Hulu. Jenis penelitian ini tergolong kepada penelitian deskriptif kuantitatif. Sementara cara pengambilan sampel yang penulis gunakan adalah dengan menggunakan metode Proportional Random Sampling yaitu teknik pengambilan sampel secara proporsional acak sederhana dan diperoleh sebanyak 49 orang responden sebagai sampel. Data penelitian dikumpulkan dengan penyebaran kuesioner dan wawancara. Data kemudian dianalisis secara deskriptif dengan formula persentase. Berdasarkan hasil penelitian di lapangan ditemukan bahwa ; (1) adanya kerancuan pada penjelasan Undang-Undang No.53 tahun 1999 tentang pembentukan Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Siak, Kabupaten Karimun, Kabupaten Natuna, Kabupaten Kuantan Singingi, dan Kota Batam yang menyebabkan ketidakjelasan status hukum desa Kabun, Aliantan dan Tandun masuk ke wilayah tertentu sehingga hal ini memicu terjadinya konflik, (2) terjadinya konflik berdampak terhadap kehidupan masyarakat, ekonomi, pendidikan, administrasi dan sumberdaya manusia. Konflik menyebabkan perpecahan antara masyarakat sehingga potensi sumber daya alam daerah kurang dikelola dan tidak bisa dimanfaatkan dengan baik dan (3) Dalam rangka penyelesaian konflik pemekaran wilayah dapat dilakukan dengan dua pendekatan yaitu; penyelesaian hukum dilakukan dengan merevisi Undang-Undang No.53 tahun 1999 menjadi Undang-Undanng No.11 tahun 2003, penyelesain non hukum dapat dilakukan dengan musyawarah untuk mencari solusi dalam menyelesaikan masalah konflik

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Ernawati, Ernawati
UNSPECIFIED
Thesis advisor
Sayuti, Irda
UNSPECIFIED
Corrector
Suhatril, Suhatril
UNSPECIFIED
Corrector
Triyatno, Triyatno
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: KONFLIK PEMEKARAN WILAYAH
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Geografi-S1
Depositing User: Dina Aulia Sari S.IP
Date Deposited: 19 Nov 2025 02:55
Last Modified: 29 Jul 2026 08:10
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/29489

Actions (login required)

View Item
View Item