Pengaruh Penggunaan Tembaga dan Kuningan sebagai Katalis pada Knalpot Sepeda Motor Empat Langkah terhadap Emisi Gas Buang Karbon Monoksida (CO)

Dahlan, Alpon (2017) Pengaruh Penggunaan Tembaga dan Kuningan sebagai Katalis pada Knalpot Sepeda Motor Empat Langkah terhadap Emisi Gas Buang Karbon Monoksida (CO). Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_B1_09_ALPON_DAHLAN_97781_446_2017.pdf] Text
final_B1_09_ALPON_DAHLAN_97781_446_2017.pdf

Download (2MB)

Abstract

Pencemaran udara salah satunya disebabkan dari emisi gas buang kendaraan bermotor. Pencemaran udara (polusi udara) adalah bertambahnya bahan atau substrat fisik atau kimia ke dalam lingkungan udara normal yang mencapai sejumlah tertentu, sehingga dapat dideteksi oleh manusia (dapat dihitung dan diukur) serta dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, merusak properti, dan bahkan membahayakan kesehatan. Salah satu cara untuk mereduksi emisi gas buang kendaraan bermotor adalah dengan menambahkan Catalyst (katalis) pada knalpot kendaraan. Katalis yaitu bahan yang bisa mempercepat terjadinya reaksi kimia, namun tidak mempengaruhi keadaan akhir kesetimbangan reaksi maupun komposisi kimia katalis tersebut. Katalis dapat berfungsi sebagai zat pengikat. Contohnya seperti logam tembaga (Cu) dan Kuningan (CuZn). Tembaga dan kuningan dapat mempercepat reaksi-reaksi kimia dengan cara membentuk ikatan lemah antara gas dengan atom- atom logam pada permukaannya. Berdasarkan pada penjelasan diatas, telah dilakukan suatu penelitian dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan logam tembaga dan kuningan sebagai bahan katalis pada knalpot suatu sepeda motor. Kemudian dianalisis pengaruhnya terhadap emisi gas karbon monoksida (CO). Pemilihan tembaga (Cu) kuningan (CuZn) sebagai bahan katalis didasarkan oleh beberapa hal, yaitu: logam tembaga dan kuningan ini mudah didapatkan di pasaran, harga yang relatif murah, memiliki sifat mampu bentuk (mudah dibentuk), tahan terhadap panas tinggi dan memiliki ketahanan korositas. Pada penelitian ini pengujian dilakukan pada putaran mesin 1700, 2200, dan 2700 RPM, pengambilan data dilakukan sebanyak 3 kali dari masing - masing putaran mesin. Pengujian dimulai dari sepeda motor standar kemudian dilanjutkan pada sepeda motor yang sama dengan dipasang katalis tembaga dan kuningan pada knalpot sepeda motor tersebut. Berdasarkan hasil penelitian, menggunakan katalis tembaga dan kuningan menunjukan adanya pengaruh yang signifikan terhadap emisi gas karbon monoksida (CO), dengan menunjukan penurunan emisi gas karbon monoksida (CO) sebesar 54.03%.

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Uncontrolled Keywords: TEMBAGA DAN KUNINGAN, NALPOT SEPEDA MOTOR
Subjects: T Technology > TL Motor vehicles. Aeronautics. Astronautics
Divisions: Fakultas Teknik > Pendidikan Teknik Otomotif-S1
Depositing User: Fitri Yelli S.Sos
Date Deposited: 28 Aug 2025 03:16
Last Modified: 28 Aug 2025 03:16
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/23022

Actions (login required)

View Item
View Item