Supriyanto, Agus (2017) Perbandingan Penggunaan Berbagai Jenis Bahan Bakar terhadap Emisi Gas Buang pada Sepeda Motor 4 Langkah. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.
![final_B1_09_AGUS_SUPRIYANTO_55682_59_2018.pdf [thumbnail of final_B1_09_AGUS_SUPRIYANTO_55682_59_2018.pdf]](https://repository.unp.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
final_B1_09_AGUS_SUPRIYANTO_55682_59_2018.pdf
Download (895kB)
Abstract
Peningkatan kendaraaan bermotor mengakibatkan terjadinya peningkatan kebutuhan bahan bakar minyak dan polusi udara akibat emisi gas buang kendaraan, sehingga dilakukan berbagai upaya untuk meminimalisir kandungan emisi gas buang kendaraan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah terjadinya proses pembakaran yang mendekati sempurna melalui penggunaan berbagai jenis bahan bakar. Berdasarkan gejala tersebut dirumuskan sebuah permasalahan bagaimana perbandingan penggunaan berbagai jenis bahan bakar terhadap emisi gas buang pada sepeda motor 4 langkah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan sepeda motor Yamaha Vixion tahun 2012 dengan metode penelitian eksperimen. Proses pengujian kandungan emisi gas buang khususnya CO dan HC dilakukan pada putaran 1500 RPM, 3000 RPM, 4500 RPM, dengan menggunakan bahan bakar Premium, Pertalite, dan Pertamax Turbo sebagai sampelnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan berbagai jenis bahan bakar pada sepeda motor Yamaha Vixion 2012 dengan menggunakan bahan bakar Pertamax 92 menghasilkan rata-rata CO dan HC setiap tingkatan putaran sebesar 0,17 % dan 6,78 Ppm dan setelah diberi perlakuan dengan mengganti bahan bakar Premium, Pertalite, dan Pertamax Turbo didapatkan rata-rata karbon monoksida yang dihasilkan masing-masing bahan bakar uji setiap tingkatan putaran adalah 0,27 (%), 0,18 (%), dan 0,14 (%) dan rata-rata hidrokarbon yang dihasilkan masing-masing bahan bakar uji setiap putaran adalah 10,33 Ppm, 3,56 Ppm, dan 6,67 Ppm. Berdasarkan analisa data karbon monoksida dan hidrokarbon pada sepeda motor Yamaha Vixion tahun 2012 menggunakan bahan bakar Premium terjadi peningkatan CO sebesar 58,8 % dan HC sebesar 52,4 %, bahan bakar Pertalite terjadi peningkatan CO sebesar 5,9 % dan HC terjadi penurunan sebesar 47,5 %, dan bahan bakar Pertamax Turbo terjadi penurunan CO sebesar 17,6 % dan HC sebesar 1,6 %. Sehingga dapat disimpulkan bahwa bahan bakar uji terbaik adalah bahan bakar Pertamax Turbo, karena terjadi penurunan CO dan HC disetiap putaran mesin.
Item Type: | Thesis (Bachelor/Skripsi) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | JENIS BAHAN BAKAR, EMISI GAS BUANG, SEPEDA MOTOR 4 LANGKAH |
Subjects: | T Technology > TL Motor vehicles. Aeronautics. Astronautics |
Divisions: | Fakultas Teknik > Pendidikan Teknik Otomotif-S1 |
Depositing User: | Fitri Yelli S.Sos |
Date Deposited: | 27 Aug 2025 08:49 |
Last Modified: | 27 Aug 2025 08:49 |
URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/22975 |