Sosialisasi Pengetahuan Seksual Remaja dalam Kelompok Teman Sebaya: Studi Kasus Siswa-siswi SMA di Kota Payakumbuh

Anggraini, Trisna Dewi (2012) Sosialisasi Pengetahuan Seksual Remaja dalam Kelompok Teman Sebaya: Studi Kasus Siswa-siswi SMA di Kota Payakumbuh. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of B1_4_TRISNA_DEWI_ANGGRAINI_60894_3322_2012.pdf] Text
B1_4_TRISNA_DEWI_ANGGRAINI_60894_3322_2012.pdf

Download (763kB)

Abstract

Pengetahuan remaja tentang seks dapat membawa kearah yang bersifat
negatif dan positif. Namun pada kenyataannya banyak ditemukan dikalangan
remaja yang melakukan hubungan seks yang banyak menimbulkan kerugian baik
terhadap diri remaja, lingkungan, keluarga serta pendidikan mereka seperti adanya
hamil diluar nikah, penyakit menular serta penyakit kelamin yang dapat
membahayakan. Teman sebaya dianggap sebagai wadah yang efektif untuk hal
yang berbau positif dan negatif. remaja cenderung lebih suka bercerita berbagai
masalah termasuk masalah seksual terhadap teman sebaya, karena teman
sebayalah yang dipercaya dalam keluh kesah mereka dibanding keluarga. Adapun
informasi yang mereka dapatkan tentang sosialisasi tentang masalah sosial adalah
melaui media massa, ekektronik dan HP. Peneliti tertarik meneliti tentang
sosialisasi pengetahuan seksual yang dilakukan remaja pada teman sebaya di
beberapa SMA di Kota Payakumbuh.
Penelitian ini dinalisis dengan teori GH. Mead tentang sosialisasi yang
dilakukan oleh individu dalam kehidupanya yaitu melalui tiga tahap Play Stage,
Game Stage, dan Generalized Other. Menurut Mead setiap anggota baru harus
mempelajari peran yang ada di dalam masyarakat. Melalui peran inilah proses
sosialisasi mereka terjadi. Sosialisasi sekunder adalah sebagai proses
memperkenalkan individu ke dalam sektor baru seperti teman sebaya, kemudian
adanya sosialisasi yang bersifat aktif dan pasif. Sosialisasi pasif yaitu sosialisasi
dimana individu menerima apa saja yang disosialisasikan oleh orang lain
terhadapnya, termasuk sosialisasi yang baik dan sosialisasi yang buruk menurut.
Pendekatan dalam penilitian ini adalah kualitatif. Dengan tipe penilitian
studi kasus instrinstik. purpousive sampling digunakan untuk memilih informan.
Dengan jumlah informan 24 orang informan. Data dikumpulkan dengan
wawancara mendalam dan observasi partisipasi. Untuk menguji keabsahan data
digunakan triangulasi data, kemudian data dianalisis menggunakan interactive
model of analisys oleh Miles dan Huberman yang diawali dengan reduksi data,
dilanjutkan dengan display data dan terakhir penarikan kesimpulan.
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa remaja harus
diberikan pengetahuan yang layak serta keterbukaan lingkungan terhadap
persoalan seks di kalangan remaja. Sosialisasi pengetahuan seksual remaja dalam
kelompok teman sebaya karena peneliti mengangggap bahwa pensosialisasian itu
harus di berikan langsung kepada remaja. Berbagai masalah sosial muncul ketika
suatu kelompok remaja saling mempengaruhi untuk melakukan hal-hal yang
tidak baik. Remaja biasanya lebih befikir lebih baik kompak dari pada mematuhi
aturan yang ditetapkan, seperti melanggar nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat.

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Sosialisasi Pengetahuan Seksual Remaja
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi-S1
Depositing User: Mulida Djamarin S.Sos
Date Deposited: 27 Aug 2025 08:33
Last Modified: 27 Aug 2025 08:33
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/22885

Actions (login required)

View Item
View Item