Mareta, Tri Sandy (2014) Perilaku Sehat dan Sakit Pekerja Pembuat Batu bata Terhadap Kesehatan di Kawasan Pondok Batu Kelurahan Manggih Gantiang Bukittinggi. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.
![B1_4_TRI_SANDI_MARETA_97170_4210_2014.pdf [thumbnail of B1_4_TRI_SANDI_MARETA_97170_4210_2014.pdf]](https://repository.unp.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
B1_4_TRI_SANDI_MARETA_97170_4210_2014.pdf
Download (3MB)
Abstract
Penelitian ini di latarbelakangi oleh ketertarikan penulis untuk melihat perilaku
sehat dan sakit pekerja pembuat batu bata di Kawasan Pondok Batu Kelurahan Manggih
Gantiang Bukittinggi. Berdasarkan data yang ada banyak pekerja batu bata yang
mengalami penyakit pernafasan dan reumatik. Dengan keadaan yang demikian para
pekerja pembuat batu bata masih tetap bertahan dan mengembangkan perilaku tertentu
untuk mempertahankan kesehatan. Dalam memandang hal ini tentunya tidak hanya dapat
dianalisis secara medis tetapi faktor sosial budaya juga bisa dijadikan dalam
pengungkapan fenomena dari suatu masyarakat mengenai kesehatan mereka.
Teori yang untuk analisis data dalam penelitian ini adalah teori yang dipaparkan
oleh Mechanic yang dinamakan teori respon bertahan (Coping respon teory). Menurut
Mechanic perilaku sakit adalah reaksi optimal dari individu jika dia terkena suatu
penyakit. Reaksi ini sangatlah ditentukan oleh sistem sosialnya. Mechanic menjelaskan
untuk menentukan upaya pengobatan dengan menggunakan 10 tipe yang disebut dengan
etiologi perilaku sakit. Sedangkan perilaku sehat menurut Mechanic perilaku yang
dimotivasi oleh kebutuhan psikologis individu untuk mengurangi kekhawatiran yang
disebabkan oleh adanya ancaman dari suatu penyakit.
Penelitian ini dilakukan dengan pendekan kualitatif dengan tipe penelitian adalah
kasus intrinsik. Teknik pemilihan informan dengan teknik purposive sampling. Jumlah
informan secara keseluruhan adalah 38 orang. Data dikumpulkan melalui wawancara,
observasi dan dokumentasi serta dianalisis dengan analisis menggunakan model Interaktif
Analisis Miles dan Huberman dengan langkah-langkah yaitu reduksi data, penyajian data,
terakhir adalah penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini mengungkapkapkan perilaku sehat dan perilaku sakit yang
ditunjukkan oleh pekerja pembuat batu bata sebangai berikut, pertama perilaku sehat : (1)
cara-cara mempertahankan kesehatan : (a) Mengkonsumsi lebih banyak sumber
karbohidrat dan mengkonsumsi sayuran (b) Memakan sirih (Dawuo) (c) Mengkonsumsi
Obat Tradisional, (2) Penilaian tentang suatu gangguan kesehatan. Kedua perilaku sakit:
(1) Penghayatan terhadap situasi yang dihadapi, (2) Cara mendapatkan pengobatan: (a)
Membali obat di warung, (b) Mengkonsumsi ramuan tradisional, (c) Melakukan
pengobatan sendiridan ke Puskemas. Perilaku sakit yang ditunjukkan oleh pekerja
pembuat batu bata sangat erat kaitannya dengan konsep diri mereka dalam memaknai
suatu penyakit sehingga pada nantinya akan berdampak kepada perilaku mereka dalam
kesehatan. Lingkungan sosial dan birokrasi juga memberikan andil besar dalam
memutuskan untuk mecari pengobatan yang harus mereka lakukan. Sementara itu
perilaku sehat yang diperlihatkan oleh pekerja pembuat batu bata sangat erta kaitannya
dengan rutinitas yang mereka lakukan, pengetahuan mereka serta keyakinan agama
mereka sehingga berdampak terhadap psikologis mereka dalam mengurangi kekawatiran terhadap ancaman penyakit.
Item Type: | Thesis (Bachelor/Skripsi) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Perilaku Sehat |
Subjects: | H Social Sciences > HM Sociology |
Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi-S1 |
Depositing User: | Mulida Djamarin S.Sos |
Date Deposited: | 26 Aug 2025 09:37 |
Last Modified: | 26 Aug 2025 09:37 |
URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/22807 |