Putra, Muhammad Aidil (2018) Muhammad Aidil Putra: Pengaturan Ignition Timing Untuk Beberapa JenisBahan Bakar Pada Honda Beat. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.
![final_B1_09_MUHAMMAD_AIDIL_PUTRA_1202120_4322_2018.pdf [thumbnail of final_B1_09_MUHAMMAD_AIDIL_PUTRA_1202120_4322_2018.pdf]](https://repository.unp.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
final_B1_09_MUHAMMAD_AIDIL_PUTRA_1202120_4322_2018.pdf
Download (929kB)
Abstract
Untuk mencapai performa engine yang baik harus mempertimbangkan beberapa hal diantaranya nilai oktan bahan bakar dan waktu pengapian. Saat sepeda motor menggunakan nilai oktan yang lebih tinggi hendaknya dilakukan
pengaturan ulang ignition timing pada sepeda motor, melakukan pengaturan ulang ignition timing dapat dilakukan dengan menipiskan spi magnet namun memerlukan perhitungan yang tepat agar pembakaran sempurna dan menghasilkan tenaga yang maksimal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen untuk mengungkapkan pengaturan ignition timing yang tepat terhadap daya dan torsi sepeda motor Honda Beat dan setelah itu membandingkannya dengan ignition timing standar. Pengujian dilakukan dengan menggeser ignition timing mulai dari +1 , +2 , +3 , +4 , dan +5 dari ignition timing standarnya, dan akan menggunakan dua jenis bahan bakar yaitu pertalite dan pertamax yang masing-masing akan dilakukan tiga kali pengujian. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif untuk mengetahui rata-rata dan persentase peningkatan. Dari hasil penelitian, diperoleh bahwa pengaturan ignition timing secara keseluruhan dapat meningkatkan daya dan torsi sepeda motor Honda Beat.
Setelah dilakukan analisa data untuk melihat seberapa besar pengaruh yang dihasilkan, ternyata pengaturan ignition timing terhadap daya maksimal paling
besar saat menggunakan bahan bakar pertalite didapatkan pada pergeseran ignition timing +5 yaitu, naik 5,26%, sedangkan saat menggunakan bahan bakar pertamax menunjukan peningkatan daya maksimal yang paling besar pada pergeseran ignition timing +5 yaitu, meningkat 9,04%. Nilai torsi maksimal saat
menggunakan bahan bakar pertalite didapatkan pada pergeseran ignition timing +5 yaitu, turun 2,16%, sedangkan saat menggunakan bahan bakar petamax didapatkan pada pergeseran ignition timing +3 yaitu, naik 6,03%
Item Type: | Thesis (Bachelor/Skripsi) |
---|---|
Subjects: | T Technology > TL Motor vehicles. Aeronautics. Astronautics |
Divisions: | Fakultas Teknik > Pendidikan Teknik Otomotif-S1 |
Depositing User: | Sri Yulianti S.IP |
Date Deposited: | 26 Aug 2025 09:36 |
Last Modified: | 26 Aug 2025 09:36 |
URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/22803 |