Saroji, Mohamad (2016) Perbandingan Penggunaan Refrigerant R-134a Dengan Refrigerant Klea 134a Terhadap Performance Sistem Air Conditioner Pada Mobil Toyota Avanza. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.
![final_B1_09_Mohamad_Saroji_14073028_3188_2016.pdf [thumbnail of final_B1_09_Mohamad_Saroji_14073028_3188_2016.pdf]](https://repository.unp.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
final_B1_09_Mohamad_Saroji_14073028_3188_2016.pdf
Download (1MB)
Abstract
Air Conditioner (AC) adalah proses perlakuan terhadap udara untuk mengatur temperatur dan kelembaban udara serta mengatur kebersihan udara sekaligus pendistribusiannya dengan tujuan menciptakan kondisi nyaman pada ruangan. Sistem refrigerasi bekerja melibatkan perpindahan kalor dari daerah bertemperatur rendah ke daerah bertemperatur tinggi dengan membutuhkan fluida yaitu refrigerant yang digunakan untuk menyerap panas melalui perubahan fase cair ke gas (evaporasi) dan membuang panas melalui perubahan fase gas ke cair (kondensasi). Refrigerant R-134 merupakan refrigerant sintetik yang paling banyak digunakan pada sistem air conditioner pada mobil. Selain itu ada juga refrigerant sintetik yaitu Klea 134a yang diindikasikan ramah lingkungan, tidak merusak lapisan ozon, dan relative stabil. Untuk mengetahui kerja dari sistem refrigerasi, dapat dilihat dari nilai Coefficient of Performance (COP) pada sistem refrigerasi tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah menghitung dan membandingkan Coefficient of Performance (COP) sistem AC pada mobil Toyota
Avanza yang menggunakan refrigerant R-134a dengan yang menggunakan refrigerant Klea 134a. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen. Penelitian
dilakukan pada tanggal 27 November 2015 s/d 27 Desember 2015 di Bengkel Satria AC di jalan Ujung Gurun No.77 Kecamatan Padang Barat-Kota Padang dengan menggunakan sistem AC mobil Toyota Avanza type single blower. Untuk nilai COP AC perlu diketahui enthalpy refrigerant sebelum masuk kompresor
(h 1 ), enthalpy refrigerant sebelum masuk kondensor (h
), enthalpy refrigerant sesudah kondensor (h 32), dan enthalpy refrigerant sebelum masuk evaporator (h).Enthalpy refrigerant diketahui berdasarkan temperatur dan tekanan melalui tabel apendik. Pengujian dilakukan tiga kali pengambilan data di setiap putaran kompresor 1000 RPM, 1500 RPM, 2000 RPM, 2500 RPM dan 3000 RPM kemudian diambil rata-rata temperatur dan tekanan tersebut. Berdasarkan hasil pengujian dan analisis data yang telah dilakukan, maka
COP air conditioner mobil yang menggunakan refrigerant R-134a dengan COP air conditioner mobil yang menggunakan refrigerant Klea-134a dapat ditarik kesimpulan bahwa data tersebut signifikan, karena t hitung lebih besar dari t
= 2,776 pada taraf signifikansi 5% dengan t
hitung pada COP adalah = 6,26 ( H ditolak). Artinya terdapat perbedaan Coefficient Of Performance (COP antara
sistem air conditioner mobil Toyota Avanza yang menggunakan refrigerant R134a dengan yangmenggunakan refrigerant
Klea-134a.
tabel
4
0
Item Type: | Thesis (Bachelor/Skripsi) |
---|---|
Subjects: | T Technology > TL Motor vehicles. Aeronautics. Astronautics |
Divisions: | Fakultas Teknik > Pendidikan Teknik Otomotif-S1 |
Depositing User: | Sri Yulianti S.IP |
Date Deposited: | 26 Aug 2025 09:34 |
Last Modified: | 26 Aug 2025 09:34 |
URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/22780 |