Perilaku Sifat Baja Karbor Sedang Dengan Pembakaran Arang Kayu dan Arang Tempurung Kelapa

Sepriwan, Joko (2013) Perilaku Sifat Baja Karbor Sedang Dengan Pembakaran Arang Kayu dan Arang Tempurung Kelapa. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_B1_10_JOKO_SEPRIWAN_GE_00621_402_2013.pdf] Text
final_B1_10_JOKO_SEPRIWAN_GE_00621_402_2013.pdf

Download (742kB)

Abstract

Baja Karbon sedang yang memiliki komposisi kimia: 0,30%C–0,60%C. Sifat
mekanik material baja karbon sedang ini dipengaruhi oleh struktur mikro dan perlakuan
yang diterimanya. Perlakuan yang diberikan pada material baja karbon sedang ini akan
menghasilkan nilai kekerasan, keuletan, dan kekuatan yang berbeda. Baja karbon sedang
dapat ditingkatkan kekerasanya melalui proses perlakuan panas, karena baja karbon
sedang banyak digunakan di bidang otomotif seperti poros engkol dan pegas. Supaya
tingkat kekerasannya meningkat maka di beri proses perlakuan panas yang diberikan
yaitu pembakaran dengan arang kayu dan arang tempurung kelapa. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui perilaku baja karbon sedang yang di bakar dengan arang
kayu dan arang tempurung kelapa.
Metode yang digunakan sebagai pendekatan dalam penelitian ini adalah metode
eksperimen. Objek penelitian berupa Spesimen uji yang berjumlah 15 buah dan
dikelompokkan menjadi 3 kelompok. Spesimen kelompok A tidak diberikan perlakuan,
sementara kelompok B spesimen yang di bakar dengan arang kayu, sedangkan kelompok
C spesimen yang di bakar dengan arang tempurung kelapa. Proses Hardening dilakukan
pada holding time 15, 20, 25, 30, dan 35 menit. Media pendingin yang digunakan adalah
air bertujuan untuk mempercepat pendinginan supaya unsur karbonnya semakin banyak.
Pengujian kekerasan yang digunakan adalah pengujian kekerasan Brinell.
Hasil penelitian diperoleh bahwa terjadi peningkatan kekerasan pada spesimen
yang di hardening dengan arang kayu yaitu 182,4 BHN dan dengan arang tempurung
kelapa 184,78 BHN, bila dibandingkan dengan spesimen yang tidak diberi perlakuan
yang hanya memiliki kekerasan 178 BHN. Nilai kekerasan.
Berdasarkan hasil analisa data dapat disimpulkan bahwa proses hardening dapat
meningkatkan kekerasan baja karbon sedang

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Fakultas Teknik > Pendidikan Teknik Otomotif-S1
Depositing User: Risna Juita S.IP
Date Deposited: 25 Aug 2025 08:35
Last Modified: 25 Aug 2025 08:35
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/22619

Actions (login required)

View Item
View Item