Assari, Fanny (2022) Analisis Sifat Penyerapan Gelombang Mikro Oksida Grafena yang Disintesis dari Bambu Betung (Dendrocalamus asper) dengan Metode Hummer Modifikasi. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.
![final_B1_6_FANNY_ASSARI_18034078_6254_2022.pdf [thumbnail of final_B1_6_FANNY_ASSARI_18034078_6254_2022.pdf]](https://repository.unp.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
final_B1_6_FANNY_ASSARI_18034078_6254_2022.pdf
Download (2MB)
Abstract
Graphene Oxide (GO) atau Oksida Grafena merupakan lapisan tunggal oksida
grafit yang diperoleh dengan perlakuan dispersi dan delaminasi. Pada penelitian ini
dilakukan sintesis oksida grafena yang menggunakan bambu betung . Bambu betung
memiliki kadar lignin sekitar 24,8% dan kadar selulosa yaitu 52,9%. Karena adanya
kadar lignin dan kadar selulosa dalam suatu bahan maka bahan tersebut dapat
menghasilkan karbon yang baik. Hasil Oksida Grafena akan diuji sifat penyerapan
gelombang mikro dimana nantinya dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari,
contohnya pada penggunaan peralatan medis, teknologi informasi , industri dan
sintesis organik.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu sintering terhadap sifat
penyerap gelombang Oksida Grafena. Grafit dioksidasi membentuk Oksida Grafena
dengan metode hummer modifikasi. Pada penelitian ini terdiri beberapa tahap yaitu
tahap pengarangan bambu betung, tahap aktivasi karbon, tahap sintesis Oksida
Grafena dan tahap sonikasi dan penetralan Oksida Grafena. Adapun suhu sintering
yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 300℃, 350℃, 400℃ dan 450℃.
Karakterisasi XRD pada penelitian ini berfungsi untuk mengetahui kemurnian
dan struktur kristal dari bahan yang terbentuk, FTIR berfungsi untuk menganalisis
gugus fungsi Oksida Grafena dan menganalisis senyawa kimia yang terdapat didalam
sampel tanpa harus merusak sampel dan VNA digunakan untuk mengetahui sifat
penyerap gelombang mikro. Hasil karakterisasi XRD menunjukan bahwa ukuran
kristal tertinggi yaitu 46.347612174 nm. Hasil karakterisasi FTIR menujukan
terbentuknya gugus fungsi yang mengandung ikatan karbon(C) Hidrogen (H) dan
Oksigen (O). Hasil karakterisasi VNA menunjukan bahwa nilai terbaik pada sifat
penyerap gelombang terjadi pada suhu sintering 450℃ dengan nilai reflection loss
41.13 dB dimana memiliki koefisien penyerapan 0,9912 .
Item Type: | Thesis (Bachelor/Skripsi) |
---|---|
Subjects: | Q Science > QC Physics |
Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Fisika-S1 |
Depositing User: | Sudia Ajjronisa S.Sos |
Date Deposited: | 25 Aug 2025 01:37 |
Last Modified: | 25 Aug 2025 01:37 |
URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/22500 |