Yendri, Elvita (2017) Perkembangan Silek Kumango di Nagari Kumango Kecamatan Sungai Tarab Kabupaten Tanah Datar. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.
B1_04_ELVITA_YEDRI_1302183_5158_2017.pdf
Download (4MB)
Abstract
Silek Kumango merupakan potensi yang dimiliki oleh Nagari Kumango sejak dahulu, yang diwariskan oleh Syekh Abdurrahman Al Khalidi. Silek Kumango terbagi dua yaitu Silek tuo dan Silek bungo. Pada masa itu yang berkembang adalah Silek tuo yaitu Silek semata-mata untuk menjaga diri dan tidak boleh dipertunjukkan, Syarat belajar Silek dilaksanakan, belajar Silek di Surau, tujuannya selain belajar Silek juga belajar agama. Kedudukan di tengah masyarakat terangkat. Masyarakat Kumango mengasumsikan bahwa Silek itu tidak terlepas dari agama Islam. Akan tetapi pada perkembangan saat sekarang ini terjadi beberapa pergeseran terhadap Silek tersebut. Untuk itu tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan perkembangan Silek Kumango pada saat sekarang ini di Nagari Kumango Kecamatan Sungai Tarab Kabupaten Tanah Datar. Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teori tindakan Rasionalitas oleh Max Weber. Tindakan rasionalitas itu ada dua yaitu tindakan rasionalitas instrumental dan tindakan rasionalitas yang berorientasi pada nilai. Penelitian ini dilakukan di Nagari Kumango Kecamatan Sungai Tarab Kabupaten Tanah Datar. Pendekatan yang digunakan adalah Kualitatif dengan tipe penelitian Studi Kasus Intrinsik. Pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah informan dua puluh dua orang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi partisipasi pasif dan wawancara mendalam. Data yang diperoleh dianalisis dengan mengacu pada model analisis interaktif yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman dengan langkah-langkah Reduksi data, Penyajian data, dan Verifikasi data. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa perkembangan Silek Kumango mengalami pergeseran seperti, 1) Pergeseran dari Silek tuo ke silek bungo. Silek tuo merupakan Silek yang dipelajari hanya semata-mata unuk pertahanan diri sedangkan Silek bungo merupakan Silek yang digunakan untuk perlombaan atau pertunjukan. 2) Persyaratan Silek pada saat sekarang ini tidak dilaksanakan lagi tetapi hanya ada aturan-aturan yang harus dipatuhi oleh murid untuk belajar Silek. 3) Kedudukan, peran Silek ditengah masyarakat saat ini sudah berkurang karena Silek lebih mengarah ke kesenian dan olah raga, nilai Silek di tengah masyarakat pada saat sekarang ini masih diterima
| Item Type: | Thesis (Bachelor/Skripsi) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Email Thesis advisor Ikhwan, Ikhwan UNSPECIFIED Thesis advisor Gusrafedi, Gusrafedi UNSPECIFIED Corrector Amri, Emizal UNSPECIFIED Corrector Putra, Eka Vidya UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | PERKEMBANGAN, SILEK KUMANGO, SILEK TUO DAN SILEK BUNGO. |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi-S1 |
| Depositing User: | Dina Aulia Sari S.IP |
| Date Deposited: | 13 Aug 2025 03:47 |
| Last Modified: | 31 Jul 2026 08:11 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/21194 |
