Fitri, Elsis Pandora (2012) Hubungan Patron-Klien antara Tuan Takur dengan Pekerja Tambang Emas di Nagari Koto Tuo Kecamatan IV Nagari Kabupaten Sijunjung. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.
B1_4_ELSIS_PANDORA_FITRI_68167_2880_2012.pdf
Download (145kB)
Abstract
Tuan takur adalah orang yang memiliki lahan, mesin dan alat-alat tambang, sedangkan pekerja adalah orang yang memiliki tenaga saja untuk bekerja di tambang emas dan tidak diperbolehkan menanam modal berupa mesin dompeng. Sehingga dalam pembagian hasil tidak sama, karena hasil tambang emas lebih banyak didapatkan oleh tuan takur dibandingkan oleh pekerja. Dimana pekerja yang bekerja dengan segala kemampuan yang dimilikinya justru mendapatkan hasil yang tidak seimbang dengan apa yang diperoleh oleh tuan takur dan menimbulkan rasa cemburu dari pekerja. Berdasarkan permasalahan tersebut dapat dirumuskan pertanyaan penelitian: Bagaimana hubungan tuan takur dengan pekerja tambang ? Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan hubungan tuan takur dengan pekerja. Teori yang di gunakan dalam penelitian ini adalah teori Pertukaran Peter M. Blau. Asumsi dasar teori ini adalah bahwa transaksi pertukaran akan terjadi apabila kedua belah pihak dapat memperoleh keuntungan-keuntungan dari adanya pertukaran tersebut.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan tipe studi kasus intrinsik. Pemilihan informan di lakukan teknik purposive sampling, dengan jumlah informan sebanyak 20 orang. 3 orang perangkat nagari, 1 orang ninik mamak, 3 orang tuan takur dan 13 orang pekerja tambang. Teknik pengumpulan data dengan observasi non partisipan dan wawancara mendalam. Untuk menguji keabsahan sebuah data dilakukan triangulasi data. Hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan model interaksif Miles dan Huberman yang diawali dengan reduksi data, dilanjutkan dengan penyajian data dan terakhir penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukan bahwa, terdapatnya hubungan antara tuan takur dengan pekerja tambang. Hubungan antara tuan takur dengan pekarja terdiri atas hubungan kerja secara ekonomi dan sosial. Hubungan kerja secara ekonomi tergambar melalui: jam kerja, upah atau gaji, pemberian bonus dan bantuan dan memberikan pinjaman. Kemudian hubungan kerja secara sosial tergambar melalui: hubungan silaturrahmi, tukar pikiran di waktu senggang, dan tuan takur memperlakukan pekerja sebagai keluarga. Dalam sistem pembagian hasil tambang emas terdapat ketidak seimbangan antara tuan takur dengan pekerja tambang, namun pekerja tambang tidak mempersoalkannya dan mereka tetap bartahan bekerja di tambang emas. Mereka bekerja bukan banyak bermotivasi ekonomi (uang) saja, tetapi juga karena merasa berhutang budi.
| Item Type: | Thesis (Bachelor/Skripsi) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Email Thesis advisor Eriajoni, Eriajoni UNSPECIFIED Thesis advisor Hasmira, Mira Hasti UNSPECIFIED Corrector Amri, Emizal UNSPECIFIED Corrector Fitiani, Erda UNSPECIFIED |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi-S1 |
| Depositing User: | Dina Aulia Sari S.IP |
| Date Deposited: | 03 Jul 2025 02:48 |
| Last Modified: | 12 Aug 2026 03:20 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/15049 |
