Anggraini, Delfi (2012) Gambaran Minat Belajar Sejarah Siswa di Madrasah Tsanawiyah Negeri Pancung Soal Kabupaten Pesisir Selatan. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.
B1_2_DELFI_ANGGRAINI_68103_1153_2012.pdf
Download (614kB)
Abstract
Minat memegang peranan penting dalam kehidupan manusia karena menjadi sumber motivasi dalam melakukan sesuatu. Begitu juga dalam proses pembelajaran sangat diperlukan sekali adanya minat peserta didik. Fenomena yang tampak di MTsN Pancung Soal Kabupaten Pesisir Selatan merupakan sekolah berlandasan agama Islam rata-rata siswa berminat dengan pelajaran agama disebabkan tujuan mereka bersekolah MTsN Pancung Soal Kabupaten Pesisir Selatan untuk memperdalam ilmu agama dan sedikitnya jam pelajaran sejarah juga dapat mempengaruhi minat belajar siswa, oleh karena itu perlu dilakukan penelitian. Minat dilihat dari indikator yang memuat suatu rasa atau lebih. Indikator minat ini dapat menemukan minat siswa dilihat dari kecendrungan menetap, perasaan tertarik, perasaan senang dan sikap positif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran minat dalam pembelajaran IPS Sejarah di MTs Negeri Pancung Soal Kabupaten Pesisir Selatan. Penelitan ini tergolong pada penelitian kualitatif dengan studi evaluatif. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, wawancara terhadap responden dan dokumentasi. Data dianalisis dengan teknik analisis kualitatif, melalui beberapa tahapan yaitu : reduksi Data, penyajian data, pengambilan kesimpulan dan verifikasi data, serta membuat laporan hasil penelitian. Hasil analisis data menunjukkan bahwa, minat belajar sejarah siswa dapat digambarkan, yaitu : 1) minat belajar siswa dilihat dari sikap kecendrungan menetap dalam proses pembelajaran terutama kemampuan mengenang atau mengulagi materi yang telah dipelajari maupun memperhatikan pelajaran, sebagian besar siswa belum mampu untuk mengenang kembali apa yang telah di pelajari. Hal ini disebabkan oleh gaya mengajar guru yang kurang menarik bagi siswa, guru tidak mampu memvariasikan metode pembelajaran, guru hanya menggunakan metode ceramah saja. 2) minat belajar siswa dilihat dari rasa ketertarikan pada pembelajaran Sejarah terutama Sikap rasa ingin tahu dan perasaan menyukai apa yang dipelajari, siswa yang berminat pada suatu pembelajaran akan menimbulkan suatu ransangan kegembiraan untuk mengikuti pembelajarandan merasa rugi kalau tidak mengikuti pelajaran. 3) minat belajar siswa dilihat dari rasa perasaan senang. Saat proses pembelajaran Sejarah siswa kurang menikmati pembelajaran tersebut dan siswa selalu gelisah, selalu membuat keributan dalam lokal disebabkan karena metode pembelajaran yang digunakan guru membosankan bagi siswa, 4) minat belajar siswa dilihat dari perubahan sikap kearah positif belum memperlihatkan seperti apa yang diharapkan. Sebagian siswa malas untuk membuat tugas serta memiliki cara belajar yang kurang baik karena kurangnya sarana penunjang pembelajaran. Hasil penelitian menunjukan bahwa di MTs Negeri Pancung Soal dalam pembelajaran Sejarah sebagian besar siswa mimiliki rasa ingin tahu yang tinggi serta bersifat acuh tak acuh terhadap apa yang sedang dipelajari. Di sebabkan karena guru tidak mampu memvariasikan metode pembelajaran, guru hanya mengunakan metode ceramah saja.
| Item Type: | Thesis (Bachelor/Skripsi) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Email Thesis advisor Zafri, Zafri UNSPECIFIED Thesis advisor Gusraredi, Gusraredi UNSPECIFIED Corrector Nurdin, Buchari UNSPECIFIED Corrector Bustamam, Bustamam UNSPECIFIED Corrector Sylvia, Ike UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | Minat Belajar Sejarah |
| Subjects: | D History General and Old World > D History (General) L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sejarah-S1 |
| Depositing User: | Mulida Djamarin S.Sos |
| Date Deposited: | 01 Jul 2025 08:16 |
| Last Modified: | 19 Aug 2026 03:15 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/14966 |
