Struktur dan Fungsi Sosial Kepercayaan Rakyat Ungkapan Larangan Mata Pencaharian tentang Melaut dan Bertani Masyarakat Kanagarian Kapuh Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan

Utami, Intan Sri (2020) Struktur dan Fungsi Sosial Kepercayaan Rakyat Ungkapan Larangan Mata Pencaharian tentang Melaut dan Bertani Masyarakat Kanagarian Kapuh Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of B1_2_INTAN_SRI_UTAMI_16017020_2577_2020.pdf] Text
B1_2_INTAN_SRI_UTAMI_16017020_2577_2020.pdf

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) struktur kepercayaan rakyat ungkapan larangan mata pencaharian dan hubungan sosial tentang melaut dan bertani Masyarakat Kanagarian Kapuh Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan; dan (2) fungsi sosial kepercayaan rakyat ungkapan larangan mata pencaharian dan hubungan sosial tentang melaut dan bertani Masyarakat Kanagarian Kapuh Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian ini adalah kepercayaan rakyat ungkapan larangan mata pencaharian dan hubungan sosial melaut dan bertani masyarakat Kanagarian Kapuh Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan. Data dikumpulkan dari informan melalui teknik perekaman, pencatatan, pengamatan, dan wawancara. Data yang sudah dikumpulkan selanjutnya dianalisis dengan beberapa tahap: (1) tahap inventarisasi data; (2) tahap analisis data; (3) tahap pembahasan dan penyimpulan hasil klasifikasi data dan; (4) tahap pelaporan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa; (1) Struktur kepercayaan rakyat ungkapan larangan terbagi menjadi dua sebagai berikut. Pertama struktur dua bagian terdiri atas 19 ungkapan. Kedua struktur tiga bagian terdiri atas 12 ungkapan; (2) Fungsi sosial kepercayaan rakyat ungkapan larangan terbagi menjadi empat bagian sebagai berikut. Pertama berfungsi sebagai mempertebal emosi keagamaan terdiri atas 7 ungkapan. Kedua berfungsi sebagai sistem proyeksi hayalan terdiri atas 6 ungkapan. Ketiga berfungsi sebagai melarang terdiri atas 9 ungkapan. Dan keempat berfungsi sebagai mendidik terdiri atas 9 ungkapan.

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Zulfadhli, Zulfadhli
UNSPECIFIED
Corrector
Hayati, Yenni
UNSPECIFIED
Corrector
Nurizzati, Nurizzati
UNSPECIFIED
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Sastra Indonesia-S1
Depositing User: Sudia Ajjronisa S.Sos
Date Deposited: 05 Jun 2025 02:32
Last Modified: 11 Aug 2026 02:41
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/13332

Actions (login required)

View Item
View Item