Hidayani, Devva (2015) Keterlibatan Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dalam Program Training Dasar I oleh DPD Assalam di Kota Padang. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.
B1_4_DEVVA_HIDAYANI_02450_2241_2015.pdf
Download (569kB)
Abstract
Ada sebanyak 20 sekolah yang konsisten diundang oleh DPD Assalam Padang dalam setiap kegiatannya, tapi tenyata belum semua sekolah yang konsisten terlibat dalam program. Dari 20 sekolah ini hanya 4-8 sekolah yang hadir tiap program. Dalam sebuah kegiatan yang diangkatkan oleh DPD Assalam Padang yaitu Training Dasar I yang dilaksanakan pada tanggal 15 Februari 2015 keterlibatan siswa dan sekolah ini masih jauh dari harapan, karena dari 25 sekolah yang diundang hanya 7 sekolah yang memenuhi undangan dengan total peserta sebanyak 41 orang. Pertanyaan penelitian ini, mengapa kurangnya keterlibatan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dalam program pembentukkan moral oleh DPD Assalam di Kota Padang. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kurangnya keterlibatan siswa dalam program pembentukkan moral oleh DPD Assalam di Kota Padang. Penelitian ini menggunakan teori aksi (Action Theory) yang dikemukakan oleh Talkott Parsons. Kerangka berpikir teori ini adalah bahwa individu melakukan suatu tindakan berdasarkan pengalaman, persepsi, pemahaman dan penafsiran pada suatu objek atau situasi tertentu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan tipe penelitian studi kasus. Pemilihan informan dilakukan secara Purposive Sampling dengan jumlah informan 32 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara mendalam. Untuk mendapatkan data yang valid dilakukan triangulasi data yaitu mendapatkan informasi yang sama dari informan yang berbeda. Analisis data dalam penelitian ini, dianalisis dengan langkah-langkah model analisi interaktif yang dikembangkan B. Miles dan Huberman. Temuan peneliti menunjukkan bahwa ada beberapa faktor yang menyebabkan kurangnya keterlibatan siswa dalam kegiatan DPD Assalam Padang. Faktor-faktor tersebut berasal dari siswa, sekolah dan DPD Assalam Padang itu sendiri. Faktor yang berasal dari siswa yaitu tidak adanya minat untuk mengikuti kegiatan DPD Assalam Padang dan tidak mempunyai waktu luang karena kesibukan siswa tersebut. Pada dasarnya seseorang akan memilih hal yang paling penting bagi pribadi mereka hal ini seperti yang disampaikan oleh Parsons bahwa dalam hubungan yang hanya berorientasi hanya pada dirinya orang mengejar kepentingan pribadi. Faktor yang yang berasal dari sekolah adalah masih kurangnya dukungan yang diberikan serta padatnya jadwal PBM dan kegiatan ektrakurikuler yang ada di sekolah. Faktor terakhir disebabkan oleh DPD Assalam Padang itu sendiri. Dimana faktorfaktor tersebut adalah kurang dan tidak menyeluruhnya informasi yang didapatkan oleh siswa, kurangnya sumber daya manusia sehingga kegiatan organisasi tidak terlaksana dengan baik, dan terakhir tidak adanya ketersediaan dana untuk melaksanakan kegiatan keorganisasian.
| Item Type: | Thesis (Bachelor/Skripsi) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Email Thesis advisor Eriajoni, Eriajoni UNSPECIFIED Thesis advisor Hasmira, Mira Hasti UNSPECIFIED Corrector Amri, Emizal UNSPECIFIED Corrector Junaidi, Junaidi UNSPECIFIED Corrector Febriani, Eka Asih UNSPECIFIED |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi-S1 |
| Depositing User: | Dina Aulia Sari S.IP |
| Date Deposited: | 03 Jun 2025 07:22 |
| Last Modified: | 21 Aug 2026 04:11 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/13044 |
