Shandy, Arfan Ari (2013) Harun Zain: Strategi Mambangkik Batang Tarandam Dalam Kepemimpinan Gubernur Sumatera Barat. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.
B1_2_ARFAN_ARI_SHANDY_02330_6462_2013.pdf
Download (603kB)
Abstract
Skripsi ini mengkaji tokoh Intelektual, Pemimpin Sumatera Barat dan Minangkabau di Era Orde Baru, yaitu Harun Zain sebagai sentral permasalahan. Skripsi ini merupakan jenis penulisan biografi tematis dengan mengambil tema Kepemimpinan. Kajian ini dilator belakangi oleh hadirnya Harun Zain sebagai seorang gubernur Sumatera Barat di era Orde Baru disaat daerah ini baru saja mengalami pergolakan dan masyarakatnya diliputi oleh rasa trauma yang mendalam. Fokuspenelitianinimengkajilatarbelakanglingkungansosial, politik, ekonomi dan budaya Sumatera Barat yang mempengaruhi perkembangan kepemimpinan Harun Zain serta perkembangan dan dinamika yang terjadi pada sikap Kepemimpinan Harun Zain. Penelitian ini bertujuan menjelaskan proses perkembangan Kepemimpinan Harun Zain (1966-1977), memperoleh gambaran tentang ide yang melatar belakangi setiap kegiatan Kepemimpinan Harun Zain. Sehingga diharapkan bias menjadi referensi dalam penulisan mengenai organisasi sosial kemasyarakatan Sumatera Barat dan sumber informasi bagi masyasrakat. Metode penelitian ini menggunakan metode sejarah kritis yang dilakukan melalui tahap heuristic, kritik sumber, analisa dan interpretasi, terakhir dilaporkan dalam bentuk skripsi. Dari hasil temuan bahwa Harun Zain sebagai seorang pemimpin sangat dipengaruhi oleh kondisi social budaya dan Minangkabau, lingkungan pendidikan serta lingkungan peperangan yang diikutinya semasa menjadi Tentara Pelajar di Pulau Jawa. Kemudian corak kepemimpinan Harun Zain yang sangat menonjol adalah penegakkan nilai-nilai keminangkabauan dalam membangkitkan harga diri masyarakat Sumatera Barat. Corak kepemimpinan ini sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan pendidikan dan daerah tempat ia mengabdi yaitu Sumatera Barat. Sumatera Barat awal Orde Baru identic dengan persoalan pemulihan harga diri setelah peristiwa PRRI. Ide penegakkan nilai-nilai moral keminangkabauan serta pemulihan harga diri semakin menguat dalam diri Harun Zain setelah ia langsung terlibat dalam proses pemulihan harga diri dengan perannya sebagai gubernur Sumatera Barat. Bahkania yang mencanangkan strategi harga diri dalam masa kepemimpinannya sebagai gubernur Sumatera Barat dalam rangka membangkitkan semangat dan harga diri masyarakat Sumatera Barat yang jatuh setelah pergolakan.
| Item Type: | Thesis (Bachelor/Skripsi) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Email Thesis advisor Naldi, Hendra UNSPECIFIED Thesis advisor Hardi, Etmi UNSPECIFIED Corrector Asri, Zul UNSPECIFIED Corrector Putra, Eka Vidya UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | Mambangkik Batang Tarandam |
| Subjects: | D History General and Old World > D History (General) |
| Depositing User: | Mulida Djamarin S.Sos |
| Date Deposited: | 22 Apr 2025 03:38 |
| Last Modified: | 31 Aug 2026 02:50 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/6708 |
