Salahuddin, Amar (2020) Nilai-nilai Multikultural dalam Novel-novel Indonesia Warna Lokal Minangkabau Sebelum dan Sesudah Perang. Doctoral/Disertasi thesis, Universitas Negeri Padang.
B1_08_AMAR_SALAHUDDIN_15169003_40_2021.pdf
Download (2MB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pandangan tentang kurangnya kesadaran masyarakat terhadapkehidupan multikultural dalam berbangsa dan bernegara. Perbedaan cara pandang yang ada di tengah masyarakat tidak jarang memicu konflik yang menyebabkan terganggunya kehidupan berbangsa dan bernegara. Novel sebagai dokumen sosial budaya merekam bagaimana masyarakat berkomunikasi dan berinteraksi dalam multikultural. Untuk memahami dan merumuskan rekaman sosial budaya kehidupan multikultural dalam novel, perlu dilakukan melalui sebuah penelitian. Oleh sebab itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan nilai-nilai multikultural dalam novel-novel Indonesia warna lokal Minangkabau sebelum dan sesudah perang.Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif analisis. Sumber data penelitian ini adalah novel-novel Indonesia warna lokal Minangkabau sebelum dan sesudah perang. Novel-novel sebelum perang diwakili novel Sitti Nurbaya, Salah Asuhan, dan Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck. Sedangkan, sesudah perang diwakili novelKemarau, Orang-orang Blanti, dan Kusut. Penetapan novel-novel tersebut berdasarkan teknik purposive. Teknik pengumpulan data dengan cara: (1) membaca dan memahami novel-novel Indonesia warna lokal Minangkabau sebelum dan sesudah perang; (2) menetapkan tokoh utama dan tokoh pendamping dalam novel-novel Indonesia warna lokal Minangkabau sebelum dan sesudah perang untuk kegunaan penelusuran data multikultural, dan; (3) menginventarisasi, mengidentifikasi,dan mengklasifikasi data yang berhubungan dengan nilai-nilai multikultural.Hasil penelitian menunjukkan bahwa data multikultural dalam novel-novel Indonesia warna lokal Minangkabau sebelum perang yang paling dominan adalahnilai apresisasi dan interdependen. Sedangkan, pada novel sesudah perangdata multikulturalyang paling dominan adalah nilai belajar hidup dalam perbedaan (toleransi). Novel yang paling mendukung praktik multikultural sebelum perang adalah novel Sitti Nurbaya, sesudah perang adalah novel Kusut Sebelum perang hasil perbandingan nilai-nilaimultikultural dipraktikkan secara ideal. Sedangkan sesudah perang nilainilaimultikultural dipraktikkan secara pragmatik
| Item Type: | Thesis (Doctoral/Disertasi) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Email Thesis advisor Hasanuddin, Hasanuddin UNSPECIFIED Thesis advisor Thahar, Harris Effendi UNSPECIFIED Thesis advisor Asri, Yasnur UNSPECIFIED Corrector Agustina, Agustina UNSPECIFIED Corrector Gusril, Gusril UNSPECIFIED Corrector Anshari, Khairil UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | Nilai Multikultural Novel Indonesia |
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education L Education > LC Special aspects of education |
| Divisions: | Sekolah Pascasarjana > Ilmu Pendidikan-S3 |
| Depositing User: | Melinda Febrianti S.IP |
| Date Deposited: | 27 Mar 2025 07:09 |
| Last Modified: | 19 Aug 2026 03:18 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/5083 |
