Bentuk Penyajian Tari Galombang Sanggar Pituah Bundo di Kota Payakumbuh

Anggraini, Hasnah (2025) Bentuk Penyajian Tari Galombang Sanggar Pituah Bundo di Kota Payakumbuh. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri padang.

[thumbnail of final_6_HASNAH_ANGGRAINI_21023015_14144_2025.pdf] Text
final_6_HASNAH_ANGGRAINI_21023015_14144_2025.pdf

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan, mendeskripsikan dan menganalisis Bentuk Penyajian Tari Galombang Sanggar Pituah Bundo di Kota Payakumbuh pada acara pesta perkawinan. Jenis penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Objek penelitian ini adalah Tari Galombang di Sanggar Pituah Bundo Kota Payakumbuh yang difokuskan dalam bentuk penyajian. Instrumen utama penelitian adalah peneliti sendiri dan dibantu dengan alat-alat instrumen lain yaitu peralatan tulis, kamera, dan handphone. Lokasi penelitian dilakukan di Kelurahan Parik Rantang Kecamatan Payakumbuh Barat Kota Payakumbuh. Informan utama penelitian adalah Hendri dan dengan Informan lain yaitu Fadlan dan Naufalino (penari), Leo Nardo (pemusik), serta Sri (penonton dari masyarakat sekitar). Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tari Galombang Sanggar Pituah Bundo merupakan tari kreasi baru sebagai tari penyambutan tamu dalam acara pesta perkawinan. Pada bentuk penyajian terdiri dari 7 elemen yaitu gerak, kostum, musik, penari, properti, tipe tari, dan sinopsis. Gerak Tari Galombang bersumber pada gerakan silat yang telah dimodifikasi dan divariasikan koreografer (Hendri) terdiri dari 6 gerak utama yaitu gerak sambah pambuka, gerak panyambuik, gerak manyongsong, gerak pangaba, gerak manyongsong basamo, dan gerak maarak ka palaminan. Kostum yang dipakai berciri khas busana adat Minangkabau seperti deta, baju teluk balango, sisampiang, ikek pinggang, dan sarawa untuk penari dan pembawa tombak gubalo serta pembawa payung panji. Pembawa carano memakai kostum baju penghulu yaitu deta bakaruik, baju hitam lapang, sisampiang, cawek, salempang dan sarawa gadang. Dan pemusik memakai kostum deta harimau, sisampiang, dan baju demang. Musik yang diiringi pada Tari Galombang dimainkan oleh laki-laki berjumlah 4 orang terdiri dari talempong pacik, gandang tambua, bansi, dan pupuik serunai. Penari Tari Galombang adalah laki-laki berjumlah 8 orang. Perlengkapan properti sebagai pelengkap pada pertunjukan Tari Galombang dibawakan oleh laki-laki berjumlah 4 orang terdiri dari carano, tombak gubalo, dan payung panji. Tipe tari ini adalah tipe tari murni yang bentuk penyajiannya nonrepresentatif.

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Mansyur, Herlinda
UNSPECIFIED
Corrector
Indrayuda, Indrayuda
UNSPECIFIED
Corrector
Susmiarti, Susmiarti
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: TARI GALOMBANG, SANGGAR PITUAH BUNDO, PESTA PERKAWINAN
Subjects: L Education > L Education (General)
N Fine Arts > NX Arts in general
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Sendratasik-S1
Depositing User: Fitri Yelli S.Sos
Date Deposited: 19 Oct 2026 03:13
Last Modified: 19 Oct 2026 03:13
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/49476

Actions (login required)

View Item
View Item