Struktur dan Fungsi Pantun dalam Pidato Persembahan Acara Pernikahan di Kenagarian Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat

Astuti, Hendang (2025) Struktur dan Fungsi Pantun dalam Pidato Persembahan Acara Pernikahan di Kenagarian Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri padang.

[thumbnail of final_2_Hendang_Astuti_21017010_15615_2025.pdf] Text
final_2_Hendang_Astuti_21017010_15615_2025.pdf

Download (1MB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan struktur dan fungsi pantun dalam pidato persembahan acara pernikahan di Kenagarian Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat. Jenis penelitian ini adalah penelitian sastra dalam bentuk kualitatif dengan metode menggunakan deskriptif. Data dari penelitian ini adalah baris, sajak, dan bait berasal dari pantun dalam pidato persembahan acara pernikahan di Kenagarian Ujung Gading. Data ini didukung dengan hasil wawancara dari tiga narasumber. Sumber data penelitian ini adalah pantun yang diambil dari salah satu pidato persembahan pada acara pernikahan di Kenagarian Ujung Gading. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik observasi langsung dan wawancara. Teknik pengabsahan data penelitian ini adalah teknik triangulasi. Teknik analisis data pada penelitian ini meliputi beberapa tahap, yaitu klasifikasi data, analisis data, dan tahap penyajian data. Berdasarkan temuan penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan sebagai berikut. Pertama, pantun dalam pidato persembahan acara pernikahan di Kanagarian Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat tersusun atas tiga bagian utama, yaitu pembuka, isi, dan penutup. Pantun pembuka digunakan untuk memberikan salam hormat dan membuka komunikasi adat. Pantun isi berfungsi menyampaikan inti pesan, seperti permintaan izin, penyerahan boru, kesepakatan adat, doa restu, dan harapan bagi kedua mempelai. Pantun penutup digunakan untuk mengakhiri pidato dengan sopan melalui ungkapan terima kasih, doa akhir, dan permohonan maaf. Kedua, dari segi fungsi, pantun memiliki dua fungsi utama, yaitu ekspresif dan direktif. Fungsi ekspresif paling dominan, yaitu 19 data, digunakan untuk menyampaikan perasaan hormat, kasih sayang, kebanggaan, dan doa restu. Fungsi direktif, yaitu 16 data menekankan nilai moral, sosial, dan pendidikan karakter melalui nasihat serta ajakan menjunjung tinggi adat. Sementara itu, fungsi estetis tidak tampak pada data yang ditemukan

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Zulfadhli, Zulfadhli
UNSPECIFIED
Corrector
Hasanuddin WS, Hasanuddin WS
UNSPECIFIED
Corrector
Nasution, Muhammad Ismail
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: STRUKTUR DAN FUNGSI PANTUN, PIDATO PERSEMBAHAN ACARA PERNIKAHAN
Subjects: P Language and Literature > PN Literature (General)
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Sastra Indonesia-S1
Depositing User: Fitri Yelli S.Sos
Date Deposited: 07 Oct 2026 12:06
Last Modified: 07 Oct 2026 12:06
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/48996

Actions (login required)

View Item
View Item