Motif Sekolah Menerapkan Pembatasan Penggunaan Ponsel: Studi Kasus Siswa SMAN 10 Padang

Awaludin, Fikry (2026) Motif Sekolah Menerapkan Pembatasan Penggunaan Ponsel: Studi Kasus Siswa SMAN 10 Padang. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_4_Fikry_Awaludin_22058016_6493_2026.pdf] Text
final_4_Fikry_Awaludin_22058016_6493_2026.pdf

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang motif sekolah dalam menerapkan pembatasan penggunaan ponsel (studi kasus: siswa SMAN 10 Padang). Fenomena penggunaan ponsel di kalangan remaja saat ini menunjukkan intensitas yang cukup tinggi, bahkan mengganggu proses pembelajaran di sekolah. Penggunaan ponsel yang tidak terkontrol seringkali menimbulkan berbagai permasalahan, seperti menurunnya konsentrasi belajar, rendahnya disiplin, serta berkurangnya interaksi sosial antar siswa. Oleh karena itu, sekolah mengambil langkah kebijakan berupa pembatasan penggunaan ponsel sebagai upaya menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif. Teori yang digunakan untuk menganalisis penelitian ini adalah Teori Fenomenologi oleh Alfred Schutz. Berdasarkan pendapat Schutz alasan atas tindakan seseorang dibedakan menjadi dua tipe motif, yaitu motif tujuan (in-order-to) dan motif sebab (because). Motif tujuan adalah alasan mengapa seorang aktor melakukan tindakan tertentu, tindakan dilakukan untuk mencapai beberapa tujuan atau kejadian di masa depan. Sedangkan, motif sebab adalah penglihatan pada faktor-faktor masa lalu (misalnya, latar belakang pribadi, jiwa individu, lingkungan) yang menyebabkan individu berperilaku seperti yang mereka lakukan. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian studi kasus. Pengumpulan data menggunakan purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak 22 orang, dengan kreteria kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif sekolah menerapkan pembatasan penggunaan dapat dikalsifikasikan ke dalam dua bentuk motif, yaitu motif sebab (because of motive) dan motif tujuan (in order to motive). Motif sebab berkaitan dengan pengalaman masa lalu instasi sekolah yang melatar belakangi terbentuknya kebijakan pembatasan penggunan ponsel, seperti adanya surat edaran dari dinas pendidikan Provinsi Sumatera Barat, kurangnya fokus siswa, kesehatasan siswa yang terganggu, kurangnya kreativitas siswa, menurunnya interaksi sosial siswa, paparan konten negatif dari ponsel, serta rendahnya disiplin siswa. Sementara itu, motif tujuan berkaitan dengan harapan yang ingin dicapai sekolah di masa depan melalui kebijakan tersebut, yaitu membentuk kebiasaan penggunaan ponsel yang lebih bijak, meningkatkan nilai dan prestasi siswa dan untuk meningkatkan minat belajar siswa.

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Susilawati, Nora
UNSPECIFIED
Corrector
Fitriani, Erda
UNSPECIFIED
Corrector
Nurlizawati, Nurlizawati
UNSPECIFIED
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi-S1
Depositing User: Sudia Ajjronisa S.Sos
Date Deposited: 07 Oct 2026 01:48
Last Modified: 07 Oct 2026 01:48
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/48954

Actions (login required)

View Item
View Item