Koordinasi dalam Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis pada Sekolah TK dan SD Pembangunan Laboratorium Universitas Negeri Padang

Muthalib, Hafizh (2026) Koordinasi dalam Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis pada Sekolah TK dan SD Pembangunan Laboratorium Universitas Negeri Padang. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_5_Hafizh_Muthalib_21042149_3315_2026.pdf] Text
final_5_Hafizh_Muthalib_21042149_3315_2026.pdf

Download (757kB)

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program prioritas nasional yang pelaksanaannya di satuan pendidikan melibatkan banyak aktor lintas lembaga. Konfigurasi multi-aktor tersebut membuat koordinasi menjadi determinan utama kesinambungan layanan, terutama pada fase awal implementasi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan koordinasi pelaksanaan MBG pada TK dan SD Pembangunan Laboratorium Universitas Negeri Padang serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan pada Januari 2026 melalui wawancara semi-terstruktur dengan Kepala SPPG, Kepala Sekolah TK dan SD, guru/wali kelas, serta orang tua; observasi proses penerimaan, distribusi, dan konsumsi; serta studi dokumentasi (MoU dan dokumentasi pelaksanaan). Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber. Analisis data mengikuti tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi (Miles, Huberman, & Saldaña, 2014). Hasil penelitian menunjukkan koordinasi vertikal di internal sekolah relatif efektif karena alur kerja penerimaan-distribusi-pendampingan-pelaporan telah terbentuk dengan peran yang jelas. Koordinasi horizontal antara SPPG dan sekolah pada fase awal belum stabil, terutama pada aspek komunikasi dan disiplin waktu distribusi. Temuan mengindikasikan komunikasi pra-pelaksanaan pada 2024 tidak diikuti mekanisme konfirmasi penundaan, sedangkan keterlambatan distribusi pada tahap awal sering tidak selaras dengan ritme pembelajaran. Faktor pendukung mencakup dasar formal kerja sama (MoU 14 Juli 2025), ketersediaan kanal komunikasi (WhatsApp Group), serta pembagian peran inti di sekolah. Faktor penghambat mencakup belum adanya SOP operasional lintas-aktor, protokol komunikasi yang belum terstruktur pada fase awal, disiplin waktu distribusi yang belum stabil pada tahap awal, serta pemanfaatan data riwayat kesehatan dan umpan balik (misalnya sisa makanan) yang belum sistematis.

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Adnan, M. Fachri
UNSPECIFIED
Corrector
Frinaldi, Aldri
UNSPECIFIED
Corrector
Yusran, Rahmadani
UNSPECIFIED
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Ilmu Administrasi Negara-S1
Depositing User: Sudia Ajjronisa S.Sos
Date Deposited: 05 Oct 2026 02:56
Last Modified: 05 Oct 2026 02:56
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/48841

Actions (login required)

View Item
View Item