Optimasi Konsentrasi KCl sebagai Senyawa Priming Benih Padi Varietas Junjuang untuk Mitigasi Cekaman Kekeringan Awal melalui Simulasi PEG 6000

Siregar, Yoana Marizky (2026) Optimasi Konsentrasi KCl sebagai Senyawa Priming Benih Padi Varietas Junjuang untuk Mitigasi Cekaman Kekeringan Awal melalui Simulasi PEG 6000. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri padang.

[thumbnail of final_4_Yoana_Marizky_Siregar_22032103_5309_2026.pdf] Text
final_4_Yoana_Marizky_Siregar_22032103_5309_2026.pdf

Download (3MB)

Abstract

Kekeringan merupakan salah satu faktor pembatas utama dalam budidaya padi karena dapat menghambat proses perkecambahan dan pertumbuhan awal tanaman. Padi varietas Junjuang sebagai varietas lokal memiliki potensi unggul, namun relatif sensitif terhadap cekaman kekeringan, terutama pada fase awal pertumbuhan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan ketahanan benih adalah melalui teknik priming menggunakan kalium klorida (KCl). Kalium berperan dalam menjaga keseimbangan osmotik, aktivasi enzim, serta mendukung proses fisiologis tanaman dalam kondisi stres. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh priming benih menggunakan KCl serta mengetahui konsentrasi yang paling optimal dalam meningkatkan pertumbuhan awal benih padi varietas Junjuang pada kondisi cekaman kekeringan yang disimulasikan menggunakan PEG 6000. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yang terdiri atas lima taraf konsentrasi KCl, yaitu 0 ppm, 250 ppm, 500 ppm, 750 ppm, dan 1000 ppm, dengan empat ulangan. Parameter yang diamati meliputi persentase kecambah, laju perkecambahan, panjang akar, panjang plumula, panjang kecambah, indeks vigor benih, berat basah, dan berat kering. Data dianalisis menggunakan uji ANOVA dan dilanjutkan dengan uji DNMRT pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa priming benih menggunakan KCl tidak memberikan pengaruh nyata terhadap sebagian besar parameter yang diamati, yaitu persentase kecambah, laju perkecambahan, panjang akar, panjang plumula, panjang kecambah, indeks vigor, dan berat kering, namun memberikan pengaruh nyata terhadap berat basah kecambah. Secara deskriptif, perlakuan priming menunjukkan kecenderungan mempengaruhi respon pertumbuhan awal kecambah pada beberapa parameter. Namun tidak terdapat perbedaan yang nyata antar konsentrasi, sehingga belum dapat ditetapkan konsentrasi yang optimal secara signifikan.

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
UNSPECIFIED
UNSPECIFIED
Corrector
UNSPECIFIED
UNSPECIFIED
Corrector
UNSPECIFIED
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: CEKAMAN KEKERINGAN, KALIUM KLORIDA, PADI JUNJUANG, PEG 6000, PRIMING BENIH
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Biologi-S1
Depositing User: Fitri Yelli S.Sos
Date Deposited: 30 Sep 2026 03:09
Last Modified: 30 Sep 2026 03:09
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/48648

Actions (login required)

View Item
View Item