Kesantunan Berbahasa Indonesia dalam Tindak Tutur Asertif oleh Pelaku Tutur di TikTok @Shabiraalula&Ayah

Azizah, Nur (2026) Kesantunan Berbahasa Indonesia dalam Tindak Tutur Asertif oleh Pelaku Tutur di TikTok @Shabiraalula&Ayah. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_2_Nur_Azizah_22017032_6300_2026.pdf] Text
final_2_Nur_Azizah_22017032_6300_2026.pdf

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini membahas jenis tindak tutur, prinsip kesantunan, dan konteks penggunaannya dalam tindak tutur asertif pada akun TikTok @Shabiraalula&Ayah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) jenis tindak tutur asertif yang digunakan oleh pelaku tutur dalam akun TikTok @Shabiraalula&Ayah, (2) prinsip kesantunan berbahasa Indonesia yang digunakan dalam tindak tutur asertif pelaku tutur, dan (3) konteks situasi tutur setiap penggunaan prinsip kesantunan berbahasa Indonesia dalam tindak tutur asertif oleh pelaku tutur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Analisis dilakukan dengan menggunakan pendekatan pragmatik untuk mengkaji penggunaan prinsip kesantunan dalam tindak tutur asertif. Data penelitian berupa transkripsi tindak tutur asertif oleh pelaku tutur di akun TikTok @Shabiraalula&Ayah. Sumber data penelitian ini adalah teks tindak tutur pelaku di dalam akun TikTok @Shabiraalula&Ayah yang diunggah pada periode Mei sampai Oktober 2025. Data Penelitian ini dikumpulkan dengan metode simak dan catat. Data diolah dengan tahapan berikut ini, reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian adalah terdapat 148 data tindak tutur asertif yang digunakan oleh pelaku tutur, dari yang dominan ke yang sedikit, yaitu menyatakan, memberitahukan, melaporkan, membanggakan, menyarankan, dan mengeluh. Prinsip kesantunan yang digunakan dalam tindak tutur asertif yang dominan ke yang sedikit adalah maksim kearifan, maksim pujian, maksim kesepakatan, maksim simpati, maksim kerendahan hati, dan maksim kedermawanan. Konteks situasi tutur setiap penggunaan prinsip kesantunan dalam tindak tutur asertif adalah yang dominan ke yang sedikit, mitra tutur memiliki kekuasaan lebih tinggi dan sudah akrab digunakan prinsip kesantunan yaitu, maksim kearifan, kerendahan hati, kesepakatan, pujian, simpati, dan kedermawanan. Mitra tutur memiliki kekuasaan yang rendah dan sudah akrab digunakan prinsip kesantunan yaitu, maksim kearifan, pujian, simpati, kesepakatan, kedermawanan, dan kerendahan hati. Mitra tutur memiliki kekuasan yang sama dan sudah akrab digunakan prinsip kesantunan yaitu, maksim kearifan dan kesepakatan. Tuturan yang tidak hanya berfungsi untuk menyampaikan informasi atau fakta, tetapi juga untuk membimbing dan menanamkan nilai positif kepada anak. Hasil penelitian berguna untuk model pembentukan akhlak melalui bahasa secara informal

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Manan, Ngusman Abdul
UNSPECIFIED
Corrector
Agustina, Agustus
UNSPECIFIED
Corrector
Liusti, Siti Ainum
UNSPECIFIED
Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Sastra Indonesia-S1
Depositing User: Risna Juita S.IP
Date Deposited: 27 Sep 2026 04:31
Last Modified: 27 Sep 2026 04:31
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/48446

Actions (login required)

View Item
View Item