Optimasi Konsentrasi Asam Askorbat sebagai Senyawa Priming Benih Padi Varietas Junjuang untuk Mitigasi Cekaman Kekeringan Awal melalui Simulasi PEG 6000

Ramadhani, Puji (2026) Optimasi Konsentrasi Asam Askorbat sebagai Senyawa Priming Benih Padi Varietas Junjuang untuk Mitigasi Cekaman Kekeringan Awal melalui Simulasi PEG 6000. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri padang.

[thumbnail of final_4_Puji_Ramadhani_22032036_5205_2026.pdf] Text
final_4_Puji_Ramadhani_22032036_5205_2026.pdf

Download (1MB)

Abstract

Padi (Oryza sativa L.) merupakan tanaman pangan utama yang rentan terhadap cekaman kekeringan, terutama pada fase perkecambahan dan pertumbuhan awal. Salah satu pendekatan untuk meningkatkan toleransi awal benih terhadap cekaman tersebut adalah melalui seed priming menggunakan asam askorbat (AsA) sebagai antioksidan yang berfungsi menjaga stabilitas fisiologis benih selama proses imbibisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi AsA yang optimal sebagai senyawa priming dalam meningkatkan parameter perkecambahan benih padi varietas Junjuang pada kondisi cekaman kekeringan yang disimulasikan menggunakan polyethylene glycol (PEG) 6000 konsentrasi 20%. Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan lima taraf konsentrasi AsA (0, 10, 15, 20, dan 25 mM) dan empat ulangan. Parameter yang diamati meliputi persentase perkecambahan, laju perkecambahan, panjang akar, panjang plumula, panjang kecambah, indeks vigor benih, berat basah total, dan berat kering total. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji lanjut Duncan pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa priming AsA berpengaruh nyata terhadap laju perkecambahan, panjang akar, panjang kecambah, indeks vigor benih, dan berat basah total, namun tidak berpengaruh nyata terhadap persentase perkecambahan, panjang plumula, dan berat kering total. Konsentrasi AsA 20 mM memberikan respons optimal pada panjang akar, panjang kecambah, dan indeks vigor benih. Sementara itu, konsentrasi 25 mM menghasilkan laju perkecambahan tertinggi dan 10 mM menghasilkan berat basah total tertinggi, namun keduanya tidak dapat ditetapkan sebagai konsentrasi optimal karena tidak menunjukkan keunggulan yang konsisten secara statistik antar perlakuan. Secara keseluruhan, konsentrasi AsA 20 mM merupakan konsentrasi optimal dalam meningkatkan parameter perkecambahan benih padi varietas Junjuang pada kondisi cekaman kekeringan melalui simulasi PEG 6000 20%.

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Violita, Violita
UNSPECIFIED
Corrector
Anhar, Azwir
UNSPECIFIED
Corrector
Advinda, Linda
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: ASAM ASKORBAT, CEKAMAN KEKERINGAN, PADI JUNJUANG, PRIMING BENIH
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Biologi-S1
Depositing User: Fitri Yelli S.Sos
Date Deposited: 25 Sep 2026 07:06
Last Modified: 25 Sep 2026 07:06
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/48404

Actions (login required)

View Item
View Item