Chairani, Fitri (2026) Jenis dan Manfaat Tumbuhan Pesisir Pantai Arga Permai, Gasan Gadang, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri padang.
final_4_Fitri_Chairani_ 22032130_6045_2026.pdf
Download (2MB)
Abstract
Wilayah pesisir merupakan wilayah peralihan antara daratan dan lautan. Sebagai wilayah peralihan yang dipengaruhi pasang surut, ekosistem pesisir hanya dapat dihuni oleh tumbuhan yang memiliki toleransi tinggi terhadap lingkungan ekstrem. Tumbuhan ini berfungsi sebagai pencegah abrasi, dan sebagai sumber daya hayati dalam memenuhi kebutuhan hidup masyarakat sehari-hari. Pantai Arga Permai merupakan salah satu objek wisata di Kabupaten Padang Pariaman dengan kondisi vegetasi yang masih terjaga baik seperti cemara laut dan tumbuhan kelapa. Namun hingga saat ini, belum terdapat data ilmiah mengenai keanekaragaman dan manfaat tumbuhan di lokasi tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis tumbuhan pesisir di Pantai Arga Permai serta mendeskripsikan bagian tumbuhan yang digunakan, bentuk pemanfaatan, dan metode pengolahannya oleh masyarakat setempat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnobotani, yang dilaksanakan dari bulan Januari sampai Februari 2026, berlokasi di Pantai Arga Permai, Gasan Gadang, Kabupaten Padang Pariaman. Data dikumpulkan melalui wawancara masyarakat sekitar Pantai Arga Pemai sebanyak 25 responden, berusia ≥ 30 tahun yang telah lama menetap minimal 10 tahun, dan dipilih secara simple random sampling. Data dianalisis secara deskriptif dan dihitung menggunakan Indeks Nilai Manfaat (Use Value Index), kemudian disajikan dalam bentuk tabel dan grafik. Hasil penelitian mengidentifikasi 11 jenis tumbuhan pesisir di Pantai Arga Permai, meliputi Casuarina equisetifolia L., Cocos nucifera L., Hibiscus tiliaceus L., Calophyllum inophyllum L., Rhizophora apiculata Blume, Pongamia pinnata (L.) Pierre, Mangifera odorata Griff, Dodonaea viscosa Jacq, Malastoma malabathricum L., Pandanus tectorius Parkinson, dan Ipomoea pes-caprae L. Masyarakat memanfaatkan bagian akar, batang, daun, bunga, hingga buah sebagai bahan obat-obatan, pangan, kayu bakar, bahan bangunan, industri, serta kerajinan. Kelapa (Cocos nucifera L.) merupakan jenis dengan nilai pemanfaatan tertinggi, sementara jenis lainnya cenderung rendah akibat terbatasnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai potensi tumbuhan pesisir tersebut.
| Item Type: | Thesis (Bachelor/Skripsi) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Email Thesis advisor Kardiman, Reki UNSPECIFIED Corrector Chatri, moralita UNSPECIFIED Corrector Atifah, Yusni UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | TUMBUHAN PESISIR, ETNOBOTANI, EKOSISTEM PESISIR, PANTAI ARGA PERMAI |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) Q Science > QH Natural history > QH301 Biology |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Biologi-S1 |
| Depositing User: | Fitri Yelli S.Sos |
| Date Deposited: | 23 Sep 2026 11:26 |
| Last Modified: | 23 Sep 2026 11:26 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/48243 |
