Inovasi Nail Art Menggunakan Biji Wijen dengan Teknik Tempel 3D untuk Meningkatkan Kreativitas Desain Kuku.

Dani, Gina Ilmi (2025) Inovasi Nail Art Menggunakan Biji Wijen dengan Teknik Tempel 3D untuk Meningkatkan Kreativitas Desain Kuku. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_2_GINAL_ILMI_DANI_21078088_7384_2025.pdf] Text
final_2_GINAL_ILMI_DANI_21078088_7384_2025.pdf

Download (701kB)

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini dikarenakan minimnya eksplorasi bahan alami dalam praktik Nail Art, khususnya pada teknik tempel 3D, baik di lingkungan akademik maupun industri kecantikan. Padahal, penggunaan bahan alami yang unik dan ekonomis memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi elemen estetika yang kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kreativitas desain
Nail Art menggunakan biji wijen dengan teknik tempel 3D berdasarkan empat indikator: kelancaran (fluency), keluwesan (flexibility), keaslian (originality), dan
penguraian (elaboration). Tujuan penelitian ini untuk memberikan kontribusi terhadap pengembangan inovasi desain kuku berbahan alami serta menjadi referensi baru bagi mahasiswa dan praktisi kecantikan dalam menciptakan karya
yang estetis dan orisinal. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif, desain One Shot Case Study, untuk menilai kreativitas desain Nail Art
menggunakan biji wijen teknik tempel 3D. Perlakuan meliputi enam desain bertema flora, fauna, dan abstrak dengan tiga variasi pewarnaan: alami (tanpa pewarna),pewarna makanan, dan cat kuku (nail polish). Seluruh desain diaplikasikan pada kuku palsu dan dilapisi top coat agar mengilap dan tahan lama. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, lalu dianalisis secara deskriptif kuantitatif
menggunakan empat indikator kreativitas (fluency, flexibility, originality, elaboration) dengan skala Likert empat poin.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain Nail Art menggunakan biji wijen dengan teknik tempel 3D memperoleh skor tinggi, dengan skor rata-rata
keseluruhan sebesar 3,73. Indikator fluency memperoleh skor tertinggi 3.80, diikuti oleh originality 3.71, flexibility 3.76, dan elaboration 3.67. Temuan ini
menunjukkan bahwa penggunaan biji wijen dapat menjadi inovasi yang efektif dalam meningkatkan kreativitas desain kuku. Berdasarkan hasil ini, disarankan agar
bahan alami terus dieksplorasi dalam praktik Nail Art, dengan pewarna makanan sebagai opsi paling variatif dan mudah diaplikasikan, sementara pewarna alami
terbatas, dan cat kuku memerlukan ketelitian agar tidak melebar keluar bidang desain.

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Rahmiati, Rahmiati
UNSPECIFIED
Corrector
Astuti, Murni
UNSPECIFIED
Corrector
Dewi, Siska Miga
UNSPECIFIED
Subjects: D History General and Old World > D History (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sejarah-S1
Depositing User: Sri Yulianti S.IP
Date Deposited: 21 Sep 2026 07:38
Last Modified: 21 Sep 2026 07:38
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/48077

Actions (login required)

View Item
View Item