Pengelompokkan Provinsi di Indonesia Berdasarkan Faktor Penyebab Perceraian terhadap Pasangan Suami Istri Menggunakan Analisis K-Means Cluster

Sari, Novita (2026) Pengelompokkan Provinsi di Indonesia Berdasarkan Faktor Penyebab Perceraian terhadap Pasangan Suami Istri Menggunakan Analisis K-Means Cluster. Diploma/Tugas Akhir thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_10_NOVITA_SARI_22037035_3570_2026.pdf] Text
final_10_NOVITA_SARI_22037035_3570_2026.pdf

Download (1MB)

Abstract

Perceraian merupakan permasalahan sosial yang kompleks dan terus berkembang di berbagai wilayah Indonesia. Perbedaan kondisi sosial, ekonomi, dan budaya antar Provinsi menyebabkan faktor penyebab perceraian memiliki karakteristik yang beragam. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan metode K-Means Cluster untuk mengelompokkan Provinsi di Indonesia berdasarkan kemiripan faktor penyebab perceraian agar diperoleh gambaran faktor perceraian yang lebih sistematis dan terstruktur serta dapat mengidentifikasi karakteristik setiap kelompok yang terbentuk. Penelitian ini memanfaatkan data kuantitatif yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Mahkamah Agung dengan objek penelitian sebanyak 34 Provinsi di Indonesia. Variabel yang digunakan meliputi persentase perkara perceraian karena judi, meninggalkan salah satu pihak, dihukum penjara, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), perselisihan dan pertengkaran terus menerus, serta faktor ekonomi. Penentuan jumlah cluster optimal dilakukan menggunakan metode Elbow. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Provinsi di Indonesia dapat dikelompokkan menjadi 4 cluster berdasarkan kemiripan karakteristik faktor penyebab perceraian. Setiap cluster memiliki ciri khas yang berbeda, namun secara umum seluruh kelompok menunjukkan pola dominan pada faktor perselisihan dan pertengkaran terus menerus. Pada beberapa cluster, faktor ekonomi, meninggalkan salah satu pihak, dan KDRT juga memberikan kontribusi cukup besar sebagai faktor pendukung. Cluster dengan jumlah Provinsi terbanyak memiliki karakteristik dominasi konflik rumah tangga sebagai penyebab utama perceraian, sedangkan cluster lain menunjukkan kombinasi faktor yang lebih kompleks. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa perselisihan terus menerus merupakan faktor paling dominan dalam memengaruhi perceraian di Indonesia, sementara faktor seperti judi dan dihukum penjara memiliki kontribusi yang relatif kecil.

Item Type: Thesis (Diploma/Tugas Akhir)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Mukhti, Tessy Octavia
UNSPECIFIED
Corrector
Vionanda, Dodi
UNSPECIFIED
Corrector
Fitria, Dina
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: ANALISIS K-MEANS CLUSTER, CLUSTER PROVINSI, METODE ELBOW, PERCERAIAN
Subjects: H Social Sciences > HA Statistics
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Statistika-D3
Depositing User: Umma Mardhotillah A.Md.
Date Deposited: 21 Sep 2026 01:06
Last Modified: 21 Sep 2026 01:06
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/48031

Actions (login required)

View Item
View Item