Andrayani, Lerin Rili (2026) Bentuk Penyajian Tari Pagar Pengantin di Sanggar Befa Dance Kelurahan Tanjung Kupang Kabupaten Empat Lawang. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.
final_6_Lerin_Rili_Andrayani_22332009_2444_2026.pdf
Download (1MB)
Abstract
Peneltian ini bertujuan untuk mendeskripsikan “Bentuk Penyajian Tari Pagar Pengantin di Sanggar Befa Dance Kelurahan Tanjung Kupang Kabupaten Empat Lawang”. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri dibantu dengan instrumen pendukung seperti alat tulis dan kamera. Data dikumpulkan melalui observasi, studi pustaka, wawancara dan dokumentasi. Menganalisis data, memilih data yang relevan sesuai dengan masalah yang dibahas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tari Pagar Pengantin di Sanggar Befa Dance merupakan tari kreasi baru yang dicipatakan oleh Lya Novrista pada tahun 2014, Pertunjukan tari Pagar Pengantin ditampilkan di area pentas pada pukul 10.30 WIB. Tari Pagar Pengantin ditampilkan setelah kedua pengantin dan pihak keluarga memasuki area pentas. Diawali dengan empat penari yang berada di dalam pentas kemudian berjalan ke luar menjemput kedua pengantin dan pihak keluarga serta menuntun jalannya untuk menuju pentas sehingga kedua mempelai dan pihak keluarga duduk di tempat yang telah disediakan. Kemudian penari dari sisi luar panggung memasuki pentas dengan gerak kaki menyilang kanan dan kiri untuk mengambil tempat, tari ini diawali dengan gerak silang hormat yaitu gerakan yang berarti untuk memberikan kehormatanm kepada kedua pengantin, keluarga dan tamu undangan yang telah hadir dilanjutkan dengan gerak menjemput pengantin perempuan, memasang tanggai, silang hormat, kecubung, silang tolak bala, ulur benang, rebah kayu, tabur bungga, borobudur, silang stupa, silang tafakur, silang siguntang mahameru dan elang terbang. Properti disusun di atas talam atau dulang emas. Jumlah penari tari Pagar Pengantin harus dengan jumlah genap yaitu empat penari dayang dan satu penari utama yaitu pengantin perempuan. Tari Pagar Pengantin memiliki desain lantai sederhana “V” dengan dua tingkatan berdiri dan duduk dilanjutkan lurus horizontal di akhir. Musik pada tari Pagar Pengantin menggunakan musik yang telah direkam sebelumnya (audio recording). Tata rias dan kostum tari Pagar Pengantin menggunakan rias cantik, kostum yang digunakan yaitu baju kurung dan memakai rok songket. Properti atau perlengkapan yang digunakan yaitu tanggai atau kuku palsu berwarna emas, lilin serta talam atau dulang emas. Tarian ini ditampilkan sebagai lambang kesucian pengantin perempuan dan menjadi simbol perpisahan pengantin perempuan dengan keluarga lamanya sebelum membentuk keluarga baru
| Item Type: | Thesis (Bachelor/Skripsi) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Email Thesis advisor Mansyur, Herlinda UNSPECIFIED Corrector Asriati, Hafifah UNSPECIFIED Corrector Rosalina, Venni UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | Bentuk Penyajian, Tari Pagar Pengantin, Sanggar Befa Dance |
| Subjects: | N Fine Arts > NX Arts in general |
| Divisions: | Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Tari-S1 |
| Depositing User: | Risna Juita S.IP |
| Date Deposited: | 18 Sep 2026 07:43 |
| Last Modified: | 18 Sep 2026 07:43 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/48012 |
