Pengaruh Penambahan Aspal Buton pada Aspal Pen 60/70 terhadap Sifat Mekanik pada Lapisan Permukaan Aspal AC-WC Menggunakan Agregat Batu Pecah

Usman, Shilvhanie (2026) Pengaruh Penambahan Aspal Buton pada Aspal Pen 60/70 terhadap Sifat Mekanik pada Lapisan Permukaan Aspal AC-WC Menggunakan Agregat Batu Pecah. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_6_Shilvhanie_Usman_22034074_5759_2026.pdf] Text
final_6_Shilvhanie_Usman_22034074_5759_2026.pdf

Download (2MB)

Abstract

Aspal merupakan komponen utama dalam konstruksi perkerasan jalan yang berfungsi sebagai bahan pengikat agregat dalam campuran beraspal. Campuran Asphalt Concrete – Wearing Course (AC-WC) merupakan material komposit yang terdiri dari agregat sebagai bahan penguat dan aspal sebagai matriks pengikat. Kinerja campuran sangat dipengaruhi oleh jenis dan karakteristik aspal yang digunakan. Salah satu alternatif yang dapat meningkatkan kinerja campuran adalah Aspal Buton yang memiliki kandungan bitumen alami. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh penambahan Aspal Buton terhadap sifat mekanik campuran AC-WC. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen di laboratorium yang di lakukan di Laboratorium Kontruksi Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sumatra Barat dengan menggunakan metode uji Marshall. Variasi kadar Aspal Buton yang digunakan adalah 0%, 2%, dan 5%. Parameter yang dianalisis meliputi stabilitas, flow, Void in Mix (VIM), Void in Mineral Aggregate (VMA), Void Filled with Asphalt (VFA), serta Marshall Quotient (MQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada variasi kadar Aspal Buton 0%, 2%, dan 5% diperoleh nilai stabilitas berturut-turut sebesar 966 kg, 1004 kg, dan 1074 kg; nilai flow sebesar 3,56 mm, 3,18 mm, dan 2,48 mm; nilai VIM sebesar 4,7%, 4,3%, dan 3,8%; nilai VMA sebesar 16,2%, 15,9%, dan 15,4%; nilai VFA sebesar 71%, 72,9%, dan 75,3%; serta nilai Marshall Quotient (MQ) sebesar 271 kg/mm, 316 kg/mm, dan 433 kg/mm. Berdasarkan data tersebut, menurut Spesifikasi Umum Bina Marga tahun 2018 revisi 2 diperoleh kadar Aspal Buton terbaik yaitu 5% karena jika kadar Aspal Buton meningkat maka nilai stabilitas dan MQ meningkat yang menunjukkan campuran semakin kuat dan kaku, sementara nilai flow, VIM, dan VMA menurun yang menandakan deformasi semakin kecil dan struktur campuran semakin padat, serta nilai VFA meningkat yang menunjukkan rongga semakin terisi aspal, sehingga menghasilkan struktur komposit yang lebih padat, kuat, dan stabil serta memberikan karakteristik campuran terbaik pada lapisan AC-WC dan tahan terhadap beban, namun tetap perlu dikontrol agar tidak terlalu kaku dan berpotensi retak.

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Darvina, Yenni
UNSPECIFIED
Corrector
Fitri, Leni Aziyus
UNSPECIFIED
Corrector
Oktasendra, Fandi
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Buton Asphalt B 5/20, Pen 60/70 Asphalt, Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC), Marshall Test, Mechanical Properties
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Fisika-S1
Depositing User: Umma Mardhotillah A.Md.
Date Deposited: 15 Sep 2026 07:51
Last Modified: 15 Sep 2026 07:51
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/47741

Actions (login required)

View Item
View Item