Pengaruh Temperatur Kalsinasi Nanokomposit SiO2-TiO2 dan Penambahan PANI Terhadap Performa Self-cleaning dan Aktivitas Antimikroba pada Kain Tekstil

Fadila Saputri, Fadila Saputri (2026) Pengaruh Temperatur Kalsinasi Nanokomposit SiO2-TiO2 dan Penambahan PANI Terhadap Performa Self-cleaning dan Aktivitas Antimikroba pada Kain Tekstil. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_6_Fadila_Saputri_21034010_1409_2026.pdf] Text
final_6_Fadila_Saputri_21034010_1409_2026.pdf

Download (2MB)

Abstract

Tekstil merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia karena perannya yang penting dalam kehidupan sehari-hari. Namun, kain tekstil sering menjadi tempat berkembangnya berbagai bakteri, baik pada pakaian maupun perlengkapan rumah sakit. Kondisi ini dapat mempercepat pertumbuhan bakteri patogen yang berpotensi menimbulkan penyakit bagi manusia. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan inovasi dalam menciptakan kain tekstil yang memiliki sifat antibakteri dan mampu membersihkan diri sendiri (self-cleaning ), salah satunya dengan memanfaatkan lapisan nanopartikel SiO₂-TiO₂ dan PANI. Penelitian ini bertujuan menghasilkan kain tekstil dengan kemampuan self-cleaning dan antimikroba melalui variasi suhu pada nanokomposit SiO₂-TiO₂ dan PANI. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian eksperimen. Proses awal dilakukan dengan mengabukan sabut kelapa menggunakan furnace pada suhu 700℃ selama tiga jam. Abu yang dihasilkan kemudian dihaluskan menggunakan alat HEM-E3D. Selanjutnya, komposit SiO₂-TiO₂ dibuat dengan metode sol-gel, menggunakan variasi suhu kalsinasi yaitu 600℃, 700℃, 800℃, dan 900℃. Lalu PANI ditambahkan sebagai pelapis dari kain. Analisis dilakukan menggunakan beberapa instrumen: FTIR (Fourier Transform Infrared Spectroscopy) untuk mengidentifikasi gugus fungsi, XRD (X-Ray Diffraction) untuk menentukan struktur dan ukuran kristal, serta SEM (Scanning Electron Microscopy) untuk melihat morfologi permukaan lapisan kain. Ukuran sudut kontak ditentukan dengan bantuan perangkat lunak ImageJ, sementara uji aktivitas antimikroba dilakukan menggunakan metode agar well-diffusion pada lapisan kain yang telah dilapisi nanokomposit SiO₂-TiO₂ dan PANI dengan variasi suhu kalsinasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapatnya pengaruh temperature kalsinasi bahwa kain memiliki sifat hidrofilik. Pada uji bakteri didapatkan diameter zona hambat terbesar pada suhu 9000C sebesar 24,19 mm. Aktifitas self-cleaning kain yang terkena noda saus tomst menunjukkan bahwa semakin besar suhu kalsinasi semakin bagus kinerja dari zona hambatnya walaupun kain memiliki sifat hidrofilik. Ini menunjukkan bahwa penambahan PANI pada pelapisan kain memiliki potensi pada self-cleaning dan antimikroba.

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Ratnawulan, Ratnawulan
UNSPECIFIED
Corrector
Jonuarti, Riri
UNSPECIFIED
Corrector
Fitri, Leni Aziyus
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: NANOKIMPOSIT, SIO₂-TIO₂, PANI, TEMPERATUR, ANTIMIKROBA, TEKSTIL
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Fisika-S1
Depositing User: Umma Mardhotillah A.Md.
Date Deposited: 15 Sep 2026 03:03
Last Modified: 15 Sep 2026 03:05
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/47692

Actions (login required)

View Item
View Item