Analisis Perencanaan Biaya Operasional untuk Menentukan Break Even Point Tambang Batubara PT. Tebo Prima Site C Rantau Api, Kecamatan Tengah Ilir, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi

Arif, Ibnu Mufty (2026) Analisis Perencanaan Biaya Operasional untuk Menentukan Break Even Point Tambang Batubara PT. Tebo Prima Site C Rantau Api, Kecamatan Tengah Ilir, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi. Bachelor/Tugas Akhir thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_11_Ibnu_Mufty_Arif_19137051_3989_2026.pdf] Text
final_11_Ibnu_Mufty_Arif_19137051_3989_2026.pdf

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan di PT. Tebo Prima Site C yang berlokasi di Desa Rantau Api, Kecamatan Tengah Ilir, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi. Fokus utama penelitian adalah untuk menganalisis perencanaan biaya operasional guna menentukan titik impas atau Break Even Point (BEP) pada kegiatan penambangan batubara. Masalah utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah belum adanya analisis produktivitas alat serta perencanaan biaya operasional yang sistematis, sehingga berisiko menimbulkan ketidakpastian anggaran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan melakukan pengumpulan data primer dan sekunder, termasuk data waktu edar (cycle time) alat, biaya bahan bakar, gaji operator, dan harga jual batubara berdasarkan Harga Patokan Batubara (HPB). Analisis dilakukan terhadap produktivitas alat gali-muat dan alat angkut, estimasi biaya operasional, serta perhitungan BEP untuk menentukan volume produksi minimum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas alat untuk kegiatan coal getting adalah sebesar 60.436 ton/bulan dengan menggunakan 1 unit Excavator Sany SY365H dan 8 unit Dump Truck Fuso 220 PS. Untuk kegiatan pengupasan overburden, produktivitas mencapai 366.578 BCM/bulan dengan dukungan 4 unit Excavator Sany SY500H dan 19 unit Dump Truck Sany 430. Estimasi biaya operasional bulanan untuk coal getting adalah Rp1,5 miliar, sedangkan untuk overburden sekitar Rp4,4 miliar. Berdasarkan harga jual batubara Rp430.177,39/ton dan biaya variabel Rp98.170,46/ton, diperoleh nilai Break Even Point (BEP) selama 8 tahun sebesar 102.236,42 ton atau setara dengan Rp43.979.796.841,50. Analisis ini menjadi acuan bagi perusahaan agar kegiatan operasional tetap berada di atas titik impas untuk menghindari kerugian.

Item Type: Thesis (Bachelor/Tugas Akhir)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Marlina, Riam
UNSPECIFIED
Corrector
Saldy, Tri Gamela
UNSPECIFIED
Corrector
Fadhilah, Fadhilah
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: BIAYA OPERASIONAL, BREAK EVEN POINT, BATUBARA, PRODUKTIVITAS ALAT, PT. TEBO PRIMA.
Subjects: T Technology > T Technology (General)
T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Pertambangan-S1
Depositing User: Dina Aulia Sari S.IP
Date Deposited: 14 Sep 2026 00:52
Last Modified: 14 Sep 2026 00:53
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/47602

Actions (login required)

View Item
View Item