Ariati, Chelvanni (2026) Perbandingan Kemampuan Literasi Sains Murid antara Pembelajaran yang Menggunakan LKM Berbasis Discovery Learning dengan Berbasis PBL di SMAN 8 Mandau. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri padang.
final_3_CHELVANNI_ARIATI_22031007_1573_2026.pdf
Download (936kB)
Abstract
Kemampuan literasi sains merupakan salah satu kemampuan literasi yang penting untuk kompetensi abad ke-21. Keterampilan literasi yang baik akan membantu seseorang dalam memahami informasi baik lisan maupun tertulis. Kemampuan literasi sains murid di Indonesia masih berada di bawah rata-rata dibandingkan dengan negara lain. Kemampuan literasi sains murid di SMA Negeri 8 Mandau masih kurang. Murid masih kesulitan dalam mendeskripsikan fenomena ilmiah, menghasilkan model serta representasi penjelasan ilmiah, menafsirkan data secara ilmiah, dan membuat dan membenarkan prediksi yang tepat. Kondisi ini diduga dipengaruhi oleh Lembar Kerja Murid (LKM) yang telah diterapkan dalam pembelajaran biologi sebagai jenis bahan ajar yang paling sering digunakan, masih belum optimal dan belum spesifik meningkatkan kemampuan literasi sains murid. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kemampuan literasi sains murid kelas XI Fase F SMAN 8 Mandau antara pembelajaran yang menggunakan LKM berbasis Discovery Learning dengan yang menggunakan LKM dari sekolah berbasis Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini adalah jenis penelitian eksperimen semu (quasi eksperimental research). Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu post-test only design dengan membandingkan hasil tes (Posttest) yang menggunakan dua kelas eksperimen. Sampel pada penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik non probability sampling jenis purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes uraian berbasis indikator kemampuan literasi sains menurut OECD. Data dari hasil instrumen dianalisis menggunakan uji uji Kolmogrov-smirnov, uji Levene, dan uji Mann-whitney. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kemampuan literasi sains murid. Rata-rata skor posttest murid pada kelas eksperimen satu dengan LKM berbasis Discovery Learning lebih tinggi dengan nilai 79.04 dibandingkan kelas eksperimen dua dengan LKM dari sekolah berbasis PBL dengan nilai 72.93. Berdasarkan hasil uji hipotesis terhadap data post-test, diperoleh nilai signifikansi (Asymp. Sig. 2-tailed) sebesar 0,026. Karena nilai p-value < α (0,05), maka H₀ ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan literasi sains murid kelas XI Fase F SMAN 8 Mandau antara yang menggunakan LKM berbasis Discovery Learning dengan yang menggunakan LKM sekolah berbasis PBL.
| Item Type: | Thesis (Bachelor/Skripsi) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Email Thesis advisor Lufri, Lufri UNSPECIFIED Corrector Rahmawati D., Rahmawati D. UNSPECIFIED Corrector Fitri, Rahmadhani UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | DISCOVERY LEARNING, KEMAMPUAN LITERASI SAINS, PROBLEM-BASED LEARNING |
| Subjects: | L Education > L Education (General) Q Science > QH Natural history > QH301 Biology |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Pendidikan Biologi-S1 |
| Depositing User: | Fitri Yelli S.Sos |
| Date Deposited: | 11 Sep 2026 08:35 |
| Last Modified: | 11 Sep 2026 08:35 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/47592 |
