Nurcahyati, Nurcahyati (2025) Perbandingan Hasil Kelentikan Bulu Mata Menggunakan Penjepit Bulu Mata Konvensional dan Maskara Pada Rias Wajah Pagi Hari. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.
final_2_Nurcahyati_21078059_10888_2025.pdf
Download (2MB)
Abstract
Kebutuhan akan riasan praktis dan tahan lama yang semakin meningkat, khususnya dalam aktivitas harian seperti bekerja atau kuliah, kelentikan bulu mata menjadi elemen penting yang mampu memberikan kesan ekspresif dan segar pada wajah. Penggunaan penjepit bulu mata dinilai efektif secara instan namun kurang tahan lama dan berisiko merusak bulu mata jika tidak tepat, sedangkan penggunaan maskara saja lebih praktis tetapi kurang maksimal dalam menciptakan efek lentik, terutama pada bulu mata yang pendek. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil kelentikan dan ketahanan bulu mata antara penggunaan penjepit bulu mata konvensional yang dikombinasikan dengan maskara dan penggunaan maskara saja pada rias wajah pagi hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen desain One Shoot Case Study, melibatkan dua kelompok perlakuan dengan total enam sampel mahasiswi Tata Rias dan Kecantikan Universita s Negeri Padang dengan menggunakan teknik purposive sampling, yang dinilai oleh tujuh panelis. Jenis data yang digunakan yaitu data primer. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu metode observasi dan dokumentasi. Data diperoleh melalui observasi langsung menggunakan lembar penilaian yang mengukur tingkat ketahanan dan kelentikan bulu mata setelah perlakuan. Uji prasyarat analisis dilakukan menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji homogenitas Levene untuk memastikan data memenuhi syarat uji parametrik dan uji hipotesis menggunakan Uji Independent Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan penjepit bulu mata konvensional dengan maskara memberikan hasil ketahanan yang tinggi (52,3% tahan hingga 6 jam), dan kelentikan yang lebih optimal (61,9% sangat lentik) dibandingkan dengan penggunaan maskara saja yang hanya menghasilkan ketahanan terbatas (57,1% cukup tahan selama 2–4 jam), dan kelentikan sedang (52,3% cukup lentik) . Uji statistik menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua metode, baik pada aspek kelentikan (p = 0,001) maupun ketahanan (p = 0,003). Dengan demikian, kombinasi penjepit bulu mata dan maskara terbukti lebih efektif dan direkomendasikan untuk rias wajah pagi hari agar hasil bulu mata lebih lentik, tahan lama, dan sesuai standar tata rias profesional.
| Item Type: | Thesis (Bachelor/Skripsi) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Email Thesis advisor Lusiana, Mitra UNSPECIFIED Corrector Efrianova, Vivi UNSPECIFIED Corrector Yupelmi, Mimi UNSPECIFIED |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Fakultas Pariwisata dan Perhotelan > Pendidikan Tata Rias dan Kecantikan-D4 |
| Depositing User: | Sri Yulianti S.IP |
| Date Deposited: | 09 Sep 2026 08:52 |
| Last Modified: | 09 Sep 2026 08:52 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/47487 |
