Analisis Pengaruh Variasi Diameter Pipa dan Posisi Take-In Probe terhadap Karakteristik Aliran Fluida pada Sistem Perpipaan Automatic Sampler Crude Oil Menggunakan Metode CFD.

Saputra, Hermawan (2026) Analisis Pengaruh Variasi Diameter Pipa dan Posisi Take-In Probe terhadap Karakteristik Aliran Fluida pada Sistem Perpipaan Automatic Sampler Crude Oil Menggunakan Metode CFD. Bachelor/Tugas Akhir thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_8_Hermawan_Saputra_21338011_6930_2026.pdf] Text
final_8_Hermawan_Saputra_21338011_6930_2026.pdf

Download (6MB)

Abstract

Proses pengambilan sampel minyak mentah (crude oil) pada sistem perpipaan automatic sampler memerlukan karakteristik aliran yang stabil agar sampel yang diperoleh bersifat representatif. Permasalahan yang terjadi pada sistem adalah tingginya viskositas fluida yang menyebabkan peningkatan pressure drop dan penurunan performa pompa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi diameter pipa dan perubahan posisi take-in probe terhadap karakteristik aliran fluida pada sistem perpipaan automatic sampler crude oil menggunakan metode Computational Fluid Dynamics (CFD) dengan perangkat lunak ANSYS Fluent 2025 R1. Variasi diameter pipa yang digunakan yaitu 1 inci, 2 inci, dan 3 inci dengan variasi sudut posisi probe 90° dan 45°. Parameter yang dianalisis meliputi pressure drop, wall shear stress, dan bilangan Reynolds. Hasil simulasi menunjukkan bahwa semakin besar diameter pipa maka nilai pressure drop semakin menurun. Nilai pressure drop tertinggi diperoleh pada pipa 1 inci sudut 90° sebesar 142.651,7 Pa, sedangkan nilai terendah terjadi pada pipa 3 inci sudut 45° sebesar 7.846,6 Pa. Nilai wall shear stress maksimum tertinggi diperoleh pada pipa 1 inci sudut 90° sebesar 70,88 Pa dan terendah pada pipa 3 inci sudut 45° sebesar 20,82 Pa. Hasil bilangan Reynolds menunjukkan seluruh variasi aliran berada pada kondisi laminar dengan nilai Reynolds berkisar antara 65–127. Pipa 3 inci dengan sudut 45° menghasilkan distribusi aliran yang lebih stabil, pressure drop lebih rendah, dan homogenitas aliran yang lebih baik dibandingkan konfigurasi lainnya. Berdasarkan hasil tersebut, konfigurasi pipa 3 inci dengan posisi take-in probe 45° dinilai sebagai konfigurasi paling optimal untuk sistem automatic sampler crude oil

Item Type: Thesis (Bachelor/Tugas Akhir)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Sari, Delima Yanti
UNSPECIFIED
Corrector
Putra, Randi Purnama
UNSPECIFIED
Corrector
Qalbina, Fitrah
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: AUTOMATIC SAMPLER, CRUDE OIL, DIAMETER PIPA, TAKE-IN PROBE, CFD, PRESSURE DROP, WALL SHEAR STRESS.
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin-S1
Depositing User: Dina Aulia Sari S.IP
Date Deposited: 09 Sep 2026 08:52
Last Modified: 09 Sep 2026 08:52
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/47486

Actions (login required)

View Item
View Item