Pengaruh Model Pembelajaran Creative Problem Solving terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Peserta Didik Kelas VIII SMPN 1 Enam Lingkung

Musfitayeni, Weni (2026) Pengaruh Model Pembelajaran Creative Problem Solving terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Peserta Didik Kelas VIII SMPN 1 Enam Lingkung. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri padang.

[thumbnail of final_1_WENI_MUSFITAYEN_21029046_3855_2026.pdf] Text
final_1_WENI_MUSFITAYEN_21029046_3855_2026.pdf

Download (1MB)

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan salah satu capaian mata pelajaran matematika yang penting dikuasai. Pada kenyataannya, kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik kelas VIII SMPN 1 Enam Lingkung masih rendah. Hal ini dikarenakan peserta didik kurang kreatif dalam melatih soal kemampuan pemecahan masalah dalam pembelajaran. Untuk mengatasi hal itu, model pembelajaran Creative Problem Solving dapat dijadikan solusi. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik yang belajar menggunakan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah matematis menggunakan model pembelajaran konvensional di kelas VIII SMPN 1 Enam Lingkung. Penelitian ini berupa penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan nonequivalent posttest-only control group design. Populasi penelitian adalah peserta didik kelas VIII SMPN 1 Enam Lingkung tahun 2024/2025. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan simple random sampling. Dari hasil pengundian, terambil kelas VIII B sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII A sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes akhir kemampuan pemecahan masalah matematis. Berdasarkan hasil analisis data pada lkpd pada pertemuan I sampai V menunjukkan adanya perkembangan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik yang menggunakan model pembelajaran creative problem solving, dan berdasarkan uji hipotesis, diperoleh P-value sebesar 0,002 dengan taraf signifikan sebesar 0,05, maka tolak H0. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik dengan menerapkan model pembelajaran creative problem solving lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah matematis dengan menerapkan model pembelajaran konvensional di kelas VIII SMPN 1 Enam Lingkung.

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Jamaan, Elita Zusti
UNSPECIFIED
Corrector
Arnellis, Arnellis
UNSPECIFIED
Corrector
Putri, Padma Mike
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: CREATVIE PROBLEM SOLVING, PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS, PEMBELAJARAN KONVENSIONAL
Subjects: L Education > L Education (General)
Q Science > QA Mathematics
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Pendidikan Matematika-S1
Depositing User: Fitri Yelli S.Sos
Date Deposited: 08 Sep 2026 06:43
Last Modified: 08 Sep 2026 06:44
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/47409

Actions (login required)

View Item
View Item