Strategi Lembaga Pengelolaan Hutan Nagari (LPHN) dalam Produksi Minyak Kayu Putih di Nagari Tanjung Bonai Aur Kecamatan Sumpur Kudus Kabupaten Sijunjung

Andika, Septria (2025) Strategi Lembaga Pengelolaan Hutan Nagari (LPHN) dalam Produksi Minyak Kayu Putih di Nagari Tanjung Bonai Aur Kecamatan Sumpur Kudus Kabupaten Sijunjung. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_5_Septria_Andika_21043083_15795_2025.pdf] Text
final_5_Septria_Andika_21043083_15795_2025.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang dilakukan oleh Lembaga Pengelolaan Hutan Nagari (LPHN) Tanjung Bonai Aur dalam produksi minyak kayu putih serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi LPHN. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh besarnya potensi kayu putih yang belum dimanfaatkan secara optimal oleh LPHN karena menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan kerjasama, keterbatasan modal, belum adanya regulasi khusus, pemanenan yang tidak terjadwal, kualitas penyulingan belum konsisten, desain kemasan kurang menarik, promosi kurang maksimal sehingga akses pasar masih terbatas, dan legalitas BPOM belum lengkap. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang dilakukan di Nagari Tanjung Bonai Aur. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Kemudian dianalisis menggunakan Teknik triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi LPHN Tanjung Bonai Aur dalam produksi minyak kayu putih meliputi strategi budidaya melalui penanaman bibit dan kerjasama dengan Inhutani IV serta Dinas Kehutanan, strategi pemanenan dengan sistem panen selektif, strategi penyulingan yang berfokus pada peningkatan kualitas minyak melalui kebersihan alat, strategi pengemasan dengan upaya memperbaiki desain agar lebih menarik, dan strategi pemasaran yang diarahkan untuk memperluas jangkauan distribusi produk. Faktor pendukung strategi antara lain adanya dukungan pemerintah daerah, potensi sumber daya alam yang melimpah, dan antusiasme masyarakat dalam pengelolaan hutan. Sementara itu, faktor penghambat meliputi keterbatasan modal, belum adanya sertifikasi BPOM karena rumah produksi belum memenuhi standar, terputusnya kerja sama dengan Inhutani IV, kurangnya sarana prasarana seperti akses jalan ke lokasi produksi, serta belum optimalnya pemanfaatan media sosial dalam promosi. Penelitian ini merekomendasikan agar LPHN meningkatkan kemitraan dengan instansi terkait, memperkuat manajemen produksi, dan melakukan inovasi pemasaran digital agar minyak kayu putih Tanjung Bonai Aur dapat bersaing di pasar yang lebih luas

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Eriyanti, Fitri
UNSPECIFIED
Corrector
Malau, Hasbullah
UNSPECIFIED
Corrector
Karjuni, Karjuni
UNSPECIFIED
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Ilmu Administrasi Negara-S1
Depositing User: Sudia Ajjronisa S.Sos
Date Deposited: 03 Sep 2026 04:41
Last Modified: 03 Sep 2026 04:41
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/47250

Actions (login required)

View Item
View Item