Putra, Vigo Dwi (2025) Implementasi Strategi Pemerintah Daerah dalam Meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Solok Selatan. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.
final_5_Vigo_Dwi_Putra_21042369_16034_2025.pdf
Download (1MB)
Abstract
Skripsi ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Solok Selatan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya capaian IPM daerah yang berada di bawah rata-rata nasional dan provinsi, yaitu berada di angka 72,24 pada tahun 2024. Pemerintah Kabupaten Solok Selatan telah menerapkan berbagai strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui tiga sektor utama, yaitu pendidikan, kesehatan, dan ketenagakerjaan. Upaya tersebut meliputi pembangunan dan rehabilitasi sekolah, peningkatan mutu guru, penurunan angka stunting, perluasan layanan kesehatan, serta pelatihan vokasi dan pemagangan kerja melalui Balai Latihan Kerja (BLK). Namun demikian, implementasi strategi ini masih menghadapi kendala pada keterbatasan anggaran, ketimpangan fasilitas antarwilayah, serta kurang optimalnya pelaksanaan prosedur evaluasi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pihak Bappeda, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Balai Latihan Kerja (BLK), serta masyarakat penerima manfaat. Uji keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi sumber. Penelitian ini menggunakan teori implementasi strategi dari Hunger dan Wheelen yang menekankan pada tiga indikator utama, yaitu program, anggaran, dan prosedur (SOP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan IPM di Kabupaten Solok Selatan telah berjalan cukup efektif melalui tiga sektor utama, yaitu pendidikan, kesehatan, dan ketenagakerjaan. Program pendidikan difokuskan pada pembangunan dan peningkatan mutu guru, sektor kesehatan diarahkan pada pengendalian stunting serta layanan kesehatan, sedangkan sektor ketenagakerjaan melalui pelatihan vokasi mampu meningkatkan keterampilan masyarakat. Capaian IPM Kabupaten Solok Selatan meningkat dari 69,04 pada tahun 2020 menjadi 72,24 pada tahun 2024, meskipun masih di bawah rata-rata Provinsi Sumatera Barat dan nasional. Oleh karena itu, diperlukan pemerataan program, optimalisasi anggaran, serta penguatan mekanisme evaluasi agar strategi peningkatan IPM dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Bachelor/Skripsi) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Email Thesis advisor Mubarak, Adil UNSPECIFIED Corrector Syamsir, Syamsir UNSPECIFIED Corrector Putri, Sinta Westika UNSPECIFIED |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial > Ilmu Administrasi Negara-S1 |
| Depositing User: | Sudia Ajjronisa S.Sos |
| Date Deposited: | 03 Sep 2026 03:19 |
| Last Modified: | 03 Sep 2026 03:19 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/47236 |
