Optimasi Konsentrasi Starter Konsorsium Bakteri Termofilik dari Sumber Air Panas Mudiak Sapan

Francantika, Manja (2025) Optimasi Konsentrasi Starter Konsorsium Bakteri Termofilik dari Sumber Air Panas Mudiak Sapan. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[thumbnail of final_4_Manja_Francantika_21032071_11159_2025.pdf] Text
final_4_Manja_Francantika_21032071_11159_2025.pdf

Download (840kB)

Abstract

Krisis energi global akibat ketergantungan terhadap bahan bakar fosil mendorong pencarian sumber energi alternatif yang ramah lingkungan. Salah satu solusi yang dikembangkan adalah green energy melalui pemanfaatan Microbial Fuel Cell (MFC) dengan menggunakan konsorsium bakteri termofilik sebagai biokatalis untuk menghasilkan energi listrik dikarenakan produksi listrik lebih menguntungkan karena tingginya laju reaksi biokimia, sehingga laju produksi elektron menjadi lebih tinggi. Optimalisasi konsentrasi starter dari konsorsium ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan efisiensi produksi energi listrik secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat konsentrasi starter yang baik pada konsorsium bakteri termofilik dalam memproduksi tegangan listrik, dan melihat pola produksi tegangan listrik konsorsium bakteri termofilik dengan berbagai variasi konsentrasi starter. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan variasi konsentrasi starter konsorsium MS 12-MS 17 sebesar 3%, 6%, 9%, 12%, dan 15%. Proses fermentasi dilakukan menggunakan sistem MFC tipe dual-chamber dengan pengukuran tegangan listrik setiap 2 jam selama 24 jam, dan biakan bakteri diaktivasi dalam medium TMM, dan produksi listrik diamati dengan menggunakan elektroda seng dan tembaga, serta jembatan garam sebagai penghubung ion antar ruang anoda dan katoda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi starter 9% menghasilkan tegangan listrik tertinggi sebesar 0,813 V pada jam ke-20, yang merupakan fase akhir eksponensial menuju stasioner dalam pertumbuhan bakteri. Konsentrasi lebih rendah (3%) dan lebih tinggi (15%) menunjukkan efisiensi yang lebih rendah karena keterbatasan jumlah bakteri dan inhibisi akibat kepadatan tinggi. Dengan demikian, disimpulkan bahwa konsentrasi starter 9% adalah yang paling baik dalam menghasilkan biolistrik dari konsorsium bakteri termofilik MS 12–MS 17 dalam sistem MFC.

Item Type: Thesis (Bachelor/Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Irdawati, Irdawati
UNSPECIFIED
Corrector
Putri, Dwi Hilda
UNSPECIFIED
Corrector
Farma, Sisca Alicia
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: bakteri termofilik, konsorsium bakteri, konsentrasi starter, MFC
Subjects: Q Science > QR Microbiology
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Biologi-S1
Depositing User: Risna Juita S.IP
Date Deposited: 01 Sep 2026 09:26
Last Modified: 01 Sep 2026 09:27
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/47181

Actions (login required)

View Item
View Item