Perbedaan Pengaruh Model Team Games Tournament (TGT) dan Teaching Games For Understanding (TGFU) terhadap Peningkatan Kemampuan Motorik di SD Negeri 2 Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis

Setiawan, Alfand (2024) Perbedaan Pengaruh Model Team Games Tournament (TGT) dan Teaching Games For Understanding (TGFU) terhadap Peningkatan Kemampuan Motorik di SD Negeri 2 Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis. Masters/Tesis thesis, Universitas Negeri padang.

[thumbnail of B1_6_ALFAND_SETIAWAN_22199003_4078_2025.pdf] Text
B1_6_ALFAND_SETIAWAN_22199003_4078_2025.pdf

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh dua model pembelajaran, yaitu Team Games Tournament (TGT) dan Teaching Games for Understanding (TGFU), terhadap kemampuan motorik peserta didik di SD Negeri 2 Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif asosiatif dengan pendekatan eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas IV SD Negeri 2 Bathin Solapan yang berjumlah 30 orang, dengan sampel diambil menggunakan Random Sampling sebanyak 30 orang. Instrumen penelitian meliputi tes shuttle run, lempar tangkap bola, stroke balance, dan lari 30 meter. Data dianalisis menggunakan uji-t pada taraf signifikansi α = 0,05. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan: (1) Model TGT memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan motorik peserta didik, termasuk shuttle run (penurunan rata-rata dari 14,95 menjadi 12,81), lempar tangkap bola (peningkatan rata-rata dari 36 menjadi 39,47), stroke balance (penurunan rata-rata dari 15,23 menjadi 13,79), dan lari 30 meter (peningkatan rata-rata dari 1,64 menjadi 1,82); (2) Model TGFU juga memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan motorik peserta didik, meliputi shuttle run (penurunan rata-rata dari 14,56 menjadi 13,89), lempar tangkap bola (peningkatan rata-rata dari 33,00 menjadi 36,60), stroke balance (penurunan rata- rata dari 14,57 menjadi 13,63), dan lari 30 meter (peningkatan rata-rata dari 14,91 menjadi 14,12); (3) Model TGFU lebih berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan shuttle run peserta didik (thitung 3,48 > ttabel 2,145), sedangkan model TGT lebih berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan lempar tangkap bola (thitung 3,94 > ttabel 2,145). Namun, kedua model tersebut tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kemampuan stroke balance (thitung 0,73 < ttabel 2,145) dan lari 30 meter (thitung 0,08 < ttabel 2,145). Hasil ini menunjukkan pentingnya pemilihan model pembelajaran yang sesuai untuk meningkatkan kemampuan motorik tertentu pada peserta didik.

Item Type: Thesis (Masters/Tesis)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Komaini, Anton
UNSPECIFIED
Corrector
Welis, Wilda
UNSPECIFIED
Corrector
Khairuddin, Khairuddin
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT), TEACHING GAMES FOR UNDERSTANDING (TGFU), KEMAMPUAN MOTORIK
Subjects: L Education > L Education (General)
S Sport
Divisions: Sekolah Pascasarjana > Pendidikan Olahraga-S2
Depositing User: Fitri Yelli S.Sos
Date Deposited: 31 Aug 2026 08:56
Last Modified: 31 Aug 2026 08:57
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/47144

Actions (login required)

View Item
View Item