Pelabelan Negatif dan Dampaknya terhadap Perilaku Siswa di SMAN 1 Solok

Mahmudi, Wafiq (2025) Pelabelan Negatif dan Dampaknya terhadap Perilaku Siswa di SMAN 1 Solok. Masters/Tesis thesis, Universitas Negeri padang.

[thumbnail of B1_4_WAFIQ_MAHMUDI_22161051_3060_2025.pdf] Text
B1_4_WAFIQ_MAHMUDI_22161051_3060_2025.pdf

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis temuan labelling yang terjadi pada sekelompok siswa SMAN 1 Solok berdasarkan latar sosial tempat tinggalnya Koto Panjang dengan fokus pada mengungkap bagaimana bentuk – bentuk labelling pada siswa yang terkena label, dampak label terhadap perilaku dan resiliensi/penyangkalan terhadap label negatif yang diberikan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan mengadopsi Teori Labelling Edwin H. Lemert sebagai dasar teoritis. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan analisis dokumen dengan menggunakan teknik purposive sampling untuk pemilihan informan. Triangulasi sumber dan waktu digunakan untuk memastikan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa label negatif terhadap siswa yang berasal dari daerah tertentu berupa asumsi menyederhanakan hubungan antara lingkungan tempat tinggal dan perilaku siswa, labelnya berupa sarok (sampah), anak tawuran (anak tawuran), cumih (pencuri), paampok (penjudi), preman tuak (peminum), morpin (narkoba), lapeh (tidak di-didik). Selanjutnya label berasal dari perilaku siswa dalam berinteraksi di sekolah dimana ada pengaruh dari pembentukan diri siswa tersebut, label negatifnya berupa muncuang bacirik (suka bicara kasar), cingkahak (kurang ajar), didik (susah mengerti) pancimeeh (suka merendahkan orang), dan singkek (mudah marah). Terakhir label yang sudah terinternalisasi dalam diri siswa sehingga siswa tersebut berperilaku melanggar, mengganggu ketertiban dan hubungan di sekolah. Labeling terhadap siswa Koto Panjang memiliki dua dampak. Pertama, dampak malu mengakui asal – usul seringkali membuat siswa merahasiakannya dalam berinteraksi. Kedua, prasangka sebagai sumber masalah, siswa yang terkena label negatif ini dinilai dan diasosiasikan dengan perilaku yang tidak tertib sehingga cenderung prasangka sebagai sumber masalah oleh lingkungan. Dalam menyangkal label negatif oleh siswa yang bersangkutan adalah dengan perilaku yang mengabaikan label dan lebih memilih memberikan perhatian dan energi dalam membangun diri secara positif. Penyangkalan lainnya adalah dengan penguatan suatu identitas yang negatif dimana dalam hal ini siswa menginternalisasikan label negatif dalam perilakunya.

Item Type: Thesis (Masters/Tesis)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Fatmariza, Fatmariza
UNSPECIFIED
Corrector
Erianjoni, Erianjoni
UNSPECIFIED
Corrector
Indrawadi, Junaidi
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: PERILAKU SISWA, PELABELAN NEGATIF DAN DAMPAKNYA
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
L Education > L Education (General)
Divisions: Sekolah Pascasarjana > Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial-S2
Depositing User: Fitri Yelli S.Sos
Date Deposited: 31 Aug 2026 04:24
Last Modified: 31 Aug 2026 04:24
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/47101

Actions (login required)

View Item
View Item