Evaluasi Modul Merdeka Belajar dengan Model CIPP dalam Pembelajaran Berdiferensiasi di SMA Kota Padang pada Mata Pelajaran Sejarah pada Fase E

Martaliza, Martaliza (2025) Evaluasi Modul Merdeka Belajar dengan Model CIPP dalam Pembelajaran Berdiferensiasi di SMA Kota Padang pada Mata Pelajaran Sejarah pada Fase E. Masters/Tesis thesis, Universitas Negeri padang.

[thumbnail of B1_4_MARTALIZA_23161025_7290_2025.pdf] Text
B1_4_MARTALIZA_23161025_7290_2025.pdf

Download (9MB)

Abstract

Kurikulum merdeka mengusung pembelajaran yang berpusat kepada siswa. Dalam konsep yang lebih spesifik dikenal dengan istilah pembelajaran berdiferensiasi. Idealnya, setiap guru sejarah harus paham terkait pembelajaran berdiferensiasi pada tataran teoritis dan aplikatif. Program belajar yang disusun pada Modul Ajar mesti sesuai dengan apa yang dipraktekkan di kelas. Terdapat sejumlah sekolah di Kota Padang yang ditetapkan oleh pemerintah sebagai lokus untuk mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi sejak pemberlakukan Kurikulum Merdeka pada tahun 2020. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian evaluasi yang bertujuan untuk mengevaluasi Modul Ajar dalam pembelajaran berdiferensiasi dengan menggunakan model CIPP. Lokasi penelitian bertempat di SMAN 3 Padang, SMAN 15 Padang sebagai representasi sekolah negeri, dan SMAS Semen Padang sebagai representasi sekolah swasta dalam kaitannya dengan implementasi pembelajaran berdiferensiasi. Subjek penelitian yaitu guru sejarah dan siswa/i di tiga sekolah tersebut. Instrumen pengumpulan data yaitu peneliti sebagai instrumen kunci serta dilengkapi dengan pedoman observasi dan pedoman wawancara. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi dokumentasi, wawancara mendalam, dan observasi. Sementara teknik analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman yang terdiri atas: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan (1) Pada tahap context, guru telah cukup paham tentang konsep pembelajaran berdiferensi. Pemahaman tersebut kemudian diwujudkan dalam penyusunan modul ajar yang sesuai dengan buku panduan pembelajaran dan asesmen dari Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP). (2) Tahap input, modul ajar yang disusun oleh para guru telah disesuaikan dengan komponen-komponen yang terdapat dalam buku panduan pembelajaran dan asesmen yang diterbitkan oleh Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP). (3) Tahap process menunjukkan bahwa implementasi modul dalam aktivitas belajar belum sejalan dengan hal-hal yang diprogramkan, masih terdapat kekurangsesuaian seperti belum berjalannya Kelompok belajar yang disesusaikan dengan tingkat kemampuan, minat, gaya belajar siswa. (4) Tahap product, terlihat siswa lebih aktif dan termotivasi dalam belajar karena pembelajaran lebih fleksibel dan disesuaikan dengan kebutuhan mereka namun dari sisi produk belajar siswa masih perlu divariasikan. Temuan penelitian ini harapannya dapat menjadi catatan kritis bagi otoritas terkait dalam menentukan arah kebijakan pendidikan kedepannya.

Item Type: Thesis (Masters/Tesis)
Contributors:
Contribution
Contributors
Email
Thesis advisor
Ofianto, Ofianto
UNSPECIFIED
Corrector
Fitrisia, Azmi
UNSPECIFIED
Corrector
Yelterson, Ridho Bayu
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI, PEMBELAJARAN SEJARAH, KURIKULUM MERDEKA, MODEL CIPP
Subjects: L Education > L Education (General)
L Education > LB Theory and practice of education > LB2361 Curriculum
Divisions: Sekolah Pascasarjana > Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial-S2
Depositing User: Fitri Yelli S.Sos
Date Deposited: 31 Aug 2026 03:05
Last Modified: 31 Aug 2026 03:05
URI: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/47089

Actions (login required)

View Item
View Item