Sutriani, Elfia (2025) Analisis Budaya Sekolah dalam Pembinaan Karakter Siswa di Sekolah Penggerak: Studi Kasus SMPN 1 Banuhampu Kabupaten Agam. Masters/Tesis thesis, Universitas Negeri padang.
B1_4_ELFIA_SUTRIANI_2230016_2610_2025.pdf
Download (6MB)
Abstract
Sekolah penggerak memiliki fokus yaitu mengembangkan hasil belajar baik kompetensi literasi, numerasi, hingga karakter. Salah satu hal menarik dan menonjol dalam sekolah penggerak ini adalah penanaman karakter. Maka dari itu peneliti tertarik untuk meneliti lebih dalam lagi penanaman karakter melalui budaya sekolah di SMP N 1 Banu Hampu. Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk Menganalisis pengembangan karakter melalui budaya sekolah di SMPN 1 Banuhampu sebagai sekolah penggerak. 2) Untuk mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat (permasalahan yang terjadi disekolah) dalam pembentukan karakter siswa melalui budaya sekolah di SMPN 1 Banuhampu sebagai sekolah penggerak. 3) Untuk mengidentifikasi solusi apa sajakah yang ditempuh sekolah untuk mengatasi setiap masalah dalam membangun budaya sekolah yang mendukung pembentukan karakter siswa di SMPN 1 Banuhampu sebagai sekolah penggerak Jenis penelitian menggunakan metodologi penelitian kualitatif. Lokasi penelitian di SMP Negeri 1 Banuhampu yang terletak di Kabupaten Agam. Informan utama penelitian terdiri dari kepala sekolah, waka kesiswaan, wakil kurikulum, dan guru dan siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pedoman wawancara dan observasi. Jenis data yaitu data primer dan sekunder. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi dan wawancara dan dokumentasi. Teknik pengolahan data digunakan dari teknik miles dan huberman yaitu dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian 1) Pengembangan karakter siswa di SMPN 1 Banuhampu sebagai sekolah penggerak tampak lebih baik, dengan didukung oleh kurikulum merdeka, sehingga guru diberi wewenang yang lebih luas untuk mengamati dan melihat perkembangan karakter siswa yang tertuang dalam P5 sebanyak 25%. 2) Faktor pendukung pembentukan karakter siswa yaitu a) Faktor Agama seperti sholat dhuha dan dzuhur berjamaah, tadarus. b) Faktor kebiasaan/adat istiadat seperti adanya 5 S, guru menyambut siswa digerbang sekolah dan c) Faktor Lingkungan Sekolah seperti budaya literasi serta beberapa gambar yang dipajang yang membantu pembentukan karakter siswa. Faktor pengahambat dalam pembentukan karakater siswa yaitu a) Keterbatasan pengawasan pihak sekolah, b) Kesadaran peserta didik, c) kurangnya sarana dan prasarana. Permasalahan yang ditemui dalam mengembangkan budaya sekolah dalam bidang religius mengenai kapasitas/daya tampung mushola yang minim, Untuk budaya literasi gazebo yang ada masih minim dan perlu diperbanyak lagi. 3) Solusi yang ditempuh sekolah untuk mengatasi setiap masalah dalam membangun budaya sekolah yang mendukung pembentukan karakter siswa di SMPN 1 Banuhampu sebagai sekolah penggerak yaitu dengan melakukan kerjasama secara signifikan dengan orang tua siswa mengenai budaya sekolah yang diterapkan serta membuat kesepakatan bersama atas aturan yang telah dibuat dan direvisi secara bersama.
| Item Type: | Thesis (Masters/Tesis) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributors Email Thesis advisor Ananda, Azwar UNSPECIFIED Corrector Montesori, Maria UNSPECIFIED Corrector Al Rafni, Al Rafni UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | BUDAYA SEKOLAH, PEMBINAAN KARAKTER, SEKOLAH PENGGERAK |
| Subjects: | L Education > L Education (General) L Education > LB Theory and practice of education |
| Divisions: | Sekolah Pascasarjana > Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan-S2 |
| Depositing User: | Fitri Yelli S.Sos |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 07:10 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 07:10 |
| URI: | https://repository.unp.ac.id/id/eprint/47031 |
